Angkot Rahayu Diserang Empat Pria Bertopeng

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Angkot Rahayu Diserang Empat Pria Bertopeng

Medan | rakyatmedan.com
Pengemudi angkot Rahayu Medan Ceria (RMC),  Tupak (39), diserang pria bertopeng di Jalan  Bandung, Desa Bandar Setia, Tembung, Rabu (2/11). Angkot dengan trayek A 122 jurusan Medan-Belawan yang dikendarainya pun rusak berat.

Atas peristiwa ini, ia mendatangi Polsek Percut Sei Tuan guna melaporkan kejadian yang dialaminya.

Kepada wartawan Tupak menuturkan, peristiwa pengerusakan dilakukan empat pria bertopeng dengan mengendarai dua sepedamotor saat dirinya melaju pelan mencari penumpang.

Sore itu sekira pukul 14.30 WIB, ketika melintas dilokasi kejadian, tiba-tiba empat pria bertopeng datang dari jalur kiri. Lalu memecahkan kaca belakang dan samping kiri angkot menggunakan batu dan besi linggis. Disitu para pelaku memaksa Tupak, sang supir angkot itu untuk terus melaju.

“Sore itu angkot yang aku kemudikan melaju pelan karena mencari penumpang. Tidak ada penumpang dalam angkot, cuma aku berdua saja sama supir serap ku. Tiba-tiba kami berdua dikejutkan dengan suara pecahan kaca dari belakang angkot. Kemudian empat pria yang menutupi wajahnya dengan Masker itu memaksa aku untuk melaju terus. Jalankan aja angkot ini, jangan kau berhenti. Kalau kau berhenti, kami pecahkan kepala kalian pakai linggis ini,” ujar Tupak dengan wajah cemas.

Ia sama sekali tidak mengetahui apa motif dari kejadian itu. Namun ia menduga pemilik angkot mempunyai masalah hingga pengerusakan itu terjadi.

“Aku tak tahu apa masalahnya. Kurasa mungkin yang punya angkot (toke) aku itu ada persoalan makanya terjadi seperti ini. Buktinya saat aku telpon toke itu, dan ketika aku ceritakan kejadiannya, dia malah menyuruh aku kembali ke gudang dan sudah mengetahuinya,” katanya.

Amatan wartawan, hingga berita ini dikirim ke redaksi, Tupak didampingi Bastian, selaku mandor angkot masih berada dikantor polisi guna membuat laporan atas pengerusakan itu. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya