Demo 4 November, Poldasu Siagakan 9.886 Personel

Ilustrasi polisi.
Ilustrasi polisi.

Demo 4 November, Poldasu Siagakan 9.886 Personel

Medan | rakyatmedan.com
Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) menyiagakan 9.886 personel menghadapi unjukrasa yang dilakukan sejumlah elemen umat Islam, terkait dugaan penistaan agama Islam yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama, Jumat (4/11) besok.

Ke 9.886 personel tersebut terdiri dari 850 personel Polrestabes Medan ditambah 1 kompi personel. Personel inilah yang nantinya akan melakukan pengamanan unjuk rasa di Lapangan Merdeka Medan, Mesjid Agung Medan, Kantor Gubsu dan di Gedung DPRD SU.

Bidang Humas Poldasu merilis, para pengunjuk rasa rencananya akan melalui route (start) Mesjid Agung di Jalan Diponegoro- Jalan Pengadilan- Jalan Raden Saleh- Jalan Stasiun Kereta Api – Jalan MT Haryono – Jalan Cirebon – Jalan Sisingamangaraja, sebelum akhirnya finish di Mapolda Sumut.

Direktorat Intelejen memprediksi, peserta unjuk rasa diperkirakan lebih kurang 980 orang, terdiri dari Forum Umat Islam (FUI) Medan 300 orang, IMM 50 orang, Hidayatullah 100 orang, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) 100 orang, Pemuda Muhammadiyah 100 orang, Majelis Mujahidin Indonesia Sumut 100 orang, Muhammadiah Deli Serdang 50 0rang, Alwasliyah Sumut 100 orang, Peta Sumut 50 orang dan ICMI Sumut 30 orang.
Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Rina Sari Ginting, Rabu (2/11), mengatakan tuntutan pengunjuk rasa, yakni menyesalkan dan mengecam indikasi penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama.

“Selain itu mereka juga mendukung Fatwa MUI terkait pernyataan Gubernur DKI Jakarta. Kemudian mendesak kepolisian untuk segera melakukan proses hukum terhadap Gubernur DKI Jakarta sesuai dengan hukum dan Perundang-undangan yang berlaku,” ujar Rina.

Dikatakan Rina, dari Polres Deliserdang rencananya aksi dilakukan pada pukul 14.00 WIB, setelah selesai sholat Jumat, dimana akan ada 50 massa yang tergabung dalam Gerakan Anti Penistaan Agama Islam (GAPAI). Mereka akan berlanjut melakukan aksi di Mapoldasu.

Disebutkan Rina, untuk Polres Asahan sendiri akan ada aksi pada pukul 14.00 WIB s/d selesai. Massa Forum Umat Islam Bersatu akan melakukan aksi dengan melakukan Long March dengan jumlah massa diperkirakan 1.000 orang.

Mereka akan melalui route (Start) dari Mesjid Raya Jalan Imam Bonjol Kisaran – Tugu Perjuangan (orasi) – Jalan Cokro – Jalan Ahmad Rivai – Jalan SM Raja dan finish di Mesjid Raya Jalan Imam Bonjol Kisaran, dengan tuntutan yang sama.

Dari Polres Tebingtinggi, pukul 13.00 WIB s/d selesai aksi unjuk rasa akan dilakukan oleh Elemen Umat Islam dengan jumlah massa yang diperkirakan 60 orang. Massa akan berorasi di Mapolres Kota Tebingtinggi.

Di Polres Padang Sidempuan akan ada 200 massa yang akan aksi di Alaman Bolak dan Kantor DPRD Padang Sidempuan. Tuntutan mereka perayaan ibadah (Oikumene) tidak dilaksanakan di luar tempat ibadah (Alaman Bolak, Stadion HM Nurdin Nasution).

“Dalam menghadapi aksi unjuk rasa ini, polres jajaran Polda Sumatera Utara yang akan melakukan back up, pengawalan dan pengamanan terbuka dan tertutup mulai dari titik kumpul, rute-rute yang dilalui, lokasi dan sasaran unjuk rasa,” tegas Rina. (rm-04)

portal berita medan
informatif & terpercaya