Iriana Joko Widodo Kunjungi Masyarakat Pasar Tradisional Petisah

Ibu Negara Hj Iriana Joko Widodo disambut langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Ir Erry Nuradi MSi DAN Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi.
Ibu Negara Hj Iriana Joko Widodo disambut langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Ir Erry Nuradi MSi DAN Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi.

Iriana Joko Widodo Kunjungi Masyarakat Pasar Tradisional Petisah

Medan | rakyatmedan.com
Ibu Negara Hj Iriana Joko Widodo mengunjungi pasar tradisional petisah, Rabu (2/11) siang.

Kunjungan ibu Negara ini disambut langsung oleh Gubernur Sumatera Utara Ir Erry Nuradi MSi, Walikota Medan Drs HT Dzulmi Eldin S MSi, Wakil Walikota Medan Ir Akhyar Nasution MSi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Medan Hj. Rita Maharani, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto.SIK, M.Hum Dandim 0201/BS Kolonel Inf Maulana Ridwan, sejumlah pimpinan SKPD dijajaran Pemko Medan, serta seribuan masyarakat dan pedagang pasar tradisional petisah.

Kehadiran Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama dengan Ibu Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kallah, dan Sekretaris Kemenkes RI, dr. Untung Suseno Sutarjo M.Kes dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan pekan deteksi kanker pada perempuan di Kota Medan.

Dalam acara tersebut, sebanyak 500 orang perempuan di pasar tradisional Petisah diberi kesempatan untuk melakukan deteksi kanker serviks melalui Inspeksi Visual dengan asam asetat (IVA) dan deteksi kanker payudara klinis (SADANIS). Selain itu pada kesempatan ini dilakukan juga pemasangan implant KB bagi 300 orang perempuan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Pencanangan Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pencegahan dan Deteksi dini Kanker pada Perempuan oleh Ibu Negara di Kulon Progo pada 21 April tahun lalu.

Hal ini menunjukkan dukungan nyata Ibu Negara terhadap program nasional Kemenkes RI dalam pencegahan dan pengendalian kanker di Indonesia.

Diketahui Cakupan pemeriksaan IVA dan SADANIS di Provinsi Sumatera Utara hingga tahun 2016 sebanyak 130.025 orang (7%). Di Kota Medan sendiri sampai dengan tahun 2016 tercatat 2.493 orang yang telah diperiksa IVA dan SADANIS, dengan hasil temuan 110 IVA positif.

Prevalensi kanker di Indonesia perlu dicermati dengan tindakan pencegahan dan deteksi dini yang dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) seperti klinik, Puskesmas, dan rumah sakit.

Kasus kanker yang ditemukan pada stadium yang masih dini bila didukung dengan mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat akan memberikan tingkat kesembuhan tinggi dan harapan hidup yang lebih lama.

Karena itu, penting bagi masyarakat untuk melakukan deteksi dini, utamanya bagi perempuan diharapkan melakukan pemeriksaan rutin dan secara berkala sebagai upaya pencegahan dan deteksi kanker.

Masyarakat tidak perlu khawatir, karena seluruh Puskesmas di Kota Medan sudah mampu melaksanakan pemeriksaan IVA dan SADANIS, dan yang lebih menggembirakan lagi pelaksanaan tes IVA dan SADANIS di Puskesmas telah didukung oleh jaminan kesehatan nasional (JKN) dengan menunjukkan tanda peserta BPJS Kesehatan, sehingga Masyarakat bisa mendapatkan keuntungan berupa pelayanan pemeriksaan deteksi dini IVA tanpa dipungut biaya. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya