Aksi damai 4 November berubah jadi anarkitis, 18 Mobil menjadi Korban keberingasan pendemo

Aksi damai Jumat 4 November kemarin berubah jadi demonstrasi anarkitis. Belasan kendaraan rusak parah dan korban luka, baik dari pendemo maupun aparat kepolisan, berjatuhan.
Aksi damai Jumat 4 November kemarin berubah jadi demonstrasi anarkitis. Belasan kendaraan rusak parah dan korban luka, baik dari pendemo maupun aparat kepolisan, berjatuhan.

Aksi damai Jumat 4 November kemarin berubah jadi demonstrasi anarkitis. Belasan kendaraan rusak parah dan korban luka, baik dari pendemo maupun aparat kepolisan, berjatuhan.

Dari data yang dihimpun Kepolisan, ada 18 mobil menjadi korban keberingasan pendemo, dua di antaranya hangus terbakar. Berikut kendaraan-kendaraan yang mengalami kerusakan:

  1. Mobil barier Polda Metro Jaya hangus terbakar
  2. Truk Dinas Polda Metro Jaya hangus terbakar
  3. Minibus Hyundai B 1470 RFP, mengalami pecah kaca belakang
  4. Mobil dinas Wakapolres Metro Jakpus, sedan Mitsubishi Lancer 2 – 28 mengalami pecah kaca belakang
  5. Mitsubishi Pajero B 1816 RFD mengalami pecah kaca belakang
  6. Mitsubishi sedan B 1561 QH mengalami pecah kaca belakang
  7. Toyota Fortuner B 1572 EA mengalami pecah kaca belakang
  8. Ambulance POLRI pecah kaca belakang.
  9. Mobil dinas TNI 25 – VII Jeep Hyunday pecah kaca belakang
  10. Mobil dinas TNI AD 50 – 03 Jeep Hyundey pecah kaca belakang
  11. Mobil PAMWAL 121878 – VII Polantas Polda Metro Jaya Mitsubishi Lancer
  12. B 1301 RFP Sedan Hyunday pecah kaca belakang
  13. Sedan Lancer dinas 1203 VII pecah kaca belakang
  14. Avanza silver dinas 12023VII pecah kaca belakang
  15. Toyota Pajero B 1694 TJB pecah kaca belakang
  16. Mobil Dinas Sitipol Polres Metro Jakpus, pecah kaca sebelah kanan, body rusak
  17. Mobil Security Barier Dit Sabhara 5009-28, pecah kaca kiri kanan dan depan serta body rusak
  18. Ford Korpbrimob 1919-14, pecah kaca kiri
Aksi damai Jumat 4 November kemarin berubah jadi demonstrasi anarkitis. Belasan kendaraan rusak parah dan korban luka, baik dari pendemo maupun aparat kepolisan, berjatuhan.
Aksi damai Jumat 4 November kemarin berubah jadi demonstrasi anarkitis. Belasan kendaraan rusak parah dan korban luka, baik dari pendemo maupun aparat kepolisan, berjatuhan.

Adapun korban luka dari aparat Kepolisian, yakni Ipda Hayata, Danton 3 Kompi 2 Sipasdal 1 Subdit Dalmas Ditsabhara. Hayata mengalami luka jari sebelah kiri tidak dapat digerakkan. Korban lainnya Birgadir Surdin, anggota Banit 45 Subden 1 Den C pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya, mengalami luka robek pada hidung diduga terkena bambu.

Polisi juga mengamankan dua orang yang diduga Provokator atas nama Surya Lesmana (52), Warga Matraman Salemba IX /124 H Rt 004/001 Kebon Manggis Jaktim dan Ferdinan, warga Jalan Sunan Gunung Jati Rt 01/08 Peninggilan Ciledug. (rm/RS)

portal berita medan
informatif & terpercaya