OKP dan Kelompok Tani Bentrok, Tiga Orang Kena Luka Bacok

Tanah garapan tempat terjadinya bentrok.
Tanah garapan tempat terjadinya bentrok.

OKP dan Kelompok Tani Bentrok, Tiga Orang Kena Luka Bacok

Medan | rakyatmedan.com
Bentrok antara kelompok tani dan organisasi kelompok pemuda (OKP) terjadi di tanah garapan di Jalan Pendidikan, Gang Sawah, Desa Mariendal I, Kecamatan Patumbak, Sabtu (5/11) siang. Tidak ada korban jiwa dalam bentrokan itu, namun tiga orang dikabarkan terluka.

Menurut informasi yang dihimpun wartawan di lokasi, bentrokan dipicu soal sengketa lahan yang diperebutkan kedua belah pihak, yang masing-masing mengklaim sebagai pemilik lahan. Saat itu, beberapa orang berseragam OKP yang disebut-sebut dari (PP) datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mematok tanah di lokasi.

Kelompok Tani Berjuang Murni yang melihat itu, lantas berang dan mendatangi para OKP tersebut. Setelah cekcok beberapa saat, akhirnya bentrok pun pecah.

Akibatnya, tiga orang dari kedua belah pihak mengalami luka bacok karena sabetan senjata tajam (sajam). Satu orang korban dari pihak kelompok tani adalah, Ronal (27), warga Jalan Pendidikan, Gang Sawah, Mariendal I, Kecamatan Patumbak, mengalami luka sabetan pada tangan kanannya.

Sementara dua korban dari pihak OKP adalah Igun (35), mengalami luka sabetan pada tangan kanan serta lengan kanannya. Satu korban lainnya dari pihak OKP, Tango (38), mengalami luka sabetan di sekitar leher kanan.

“Mereka tiba-tiba datang dan mengklaim tanah itu milik mereka. Kami yang tidak senang dan terjadilah bentrok tadi,” ujar salah seorang korban Ronald kepada wartawan saat ditemui di lokasi.

Dalam hal ini, sebutnya, dia melaporkan kasus itu ke Polsek Patumbak.

“Laporanya sudah bang, visum pun juga sudah tadi dari RS Estomihi Medan,” tandasnya.

Pantauan di lokasi terlihat polisi berseragam lengkap sedang berjaga di sekitar lokasi bentrok guna mengantisipasi bentrok susulan.

Di tempat yang sama, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Fery kusnadi mengatakan, keadaan di lokasi sudah kondusif dan pihaknya akan terus melakukan penjagaan guna mengantisipasi bentrok susulan. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya