Hendak Melayat Malah Dibegal di Fly Over Amplas, Honda Vario Milik Pasutri Dibawa Lari

Ilustrasi
Ilustrasi
Hendak Melayat Malah Dibegal di Fly Over Amplas, Honda Vario Milik Pasutri Dibawa Lari
Medan | rakyatmedan.com
Hendak pergi melayat ke Kota Pematangsiantar, pasangan suami istri (pasutri) Andi Surya (36) dan Herlina (35) dibegal di Fly Over Amplas, Minggu (6/11) pagi, sekira pukul 05.00 WIB. Warga Jalan Sei Padang, Medan ini harus kehilangan Honda Vario BK 6447 NZ yang angsurannya masih dibayar 4 bulan.
 
“Minggu dinihari, sekitar jam 02.00 wib, saya dapat telepon dari keluarga yang di Siantar, bilang kalau paman saya telah meninggal dunia. Mendapat kabar itu, saya mengajak suami saya pergi ke Siantar untuk melayat,” terang Herlina di Mapolsek Patumbak, Senin (7/11).
 
Herlina mengungkapkan, saat dia dan suaminya melintas di Fly Over Amplas, tiba-tiba mereka dipepet 4 orang yang mengendarai kereta, salah satunya Yamaha RX King. Keempat begal itu langsung memberhentikan motor yang dikemudikan Andi Surya.
“Kami takut sekali bang, soalnya keempat orang itu sangat kasar. Apalagi saya menggendong anak saya yang masih berumur 3 tahun. Terpaksalah keretanya kami serahkan,” terang Herlina dengan wajah sedih.
 
Akibatnya, Herlina dan suaminya batal melayat ke Siantar. Dan hanya bisa mengabari melalui telepon, kalau mereka baru dirampok.Saat melaporkan kejadian itu di Polsek Patumbak, polisi tidak bisa menerima laporan tersebut.
Pasalnya, pasutri itu tidak bisa menunjukan surat-surat kepemilikan keretanya karena masih dalam tahap kredit. Pihak Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Patumbak pun menyarankan agar pasutri tersebut mengurus surat-surat kendaraanya terlebih dahulu.(rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya