Ismail Perusuh Demo 4 November Ditangkap di Rumah Anggota DPD

Perusuh Demo 4 November Ismail Ibrahim Ditangkap
Perusuh Demo 4 November Ismail Ibrahim Ditangkap

Ismail Perusuh Demo 4 November Ditangkap di Rumah Anggota DPD

Jakarta | rakyatmedan.com
Polisi menangkap mahasiswa bernama Ismail Ibrahim (23) yang diduga kuat terlibat melakukan penyerangan ke aparat dalam aksi demo 4 November lalu. Dia diringkus di rumah anggota DPD RI Basri Salama.

“Benar, kami tangkap di lokasi tersebut (rumah Basri Salama),” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan saat dikonfirmasi , Senin (7/10) malam.

Informasi yang diterima, Ismail diringkus di rumah Basri di Jalan Attahiriyah 2, Pejaten Barat, Jakarta Selatan, sekitar pukul 20.00 WIB. Hendy mengatakan, Ismail sudah setahun tinggal di rumah Basri karena sama-sama berasal dari Pulau Tidore.

“Yang bersangkutan tinggal di rumah Basri Salama sejak 2015 karena tidak mampu bayar kontrakan sehingga yang bersangkutan diajak oleh Basri Salama tinggal di rumah kontrakannya karena masih (berasal dari) satu pulau di Pulau Tidore,” ujarnya.

Hendi menyebut, Ismail merupakan mahasiswa semester 5 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Sosiologi di sebuah kampus swasta di Jakarta Selatan. Dia juga merupakan ketua Himpunan Mahasiswa Sosiologi.

Ismail diduga kuat ikut melakukan penyerangan terhadap aparat saat terjadi kericuhan di aksi demo 4 November.

“Yang bersangkutan melakukan penyerangan kepada petugas karena ikut teman yang lain yang sudah melempari dan menyerang serta terprovokasi oleh kata-kata dari orator di atas mobil komando untuk tidak takut dan terus maju,” jelas Hendy.

Baca Juga Berita >> http://rakyatmedan.com/berita/2016/11/08/perusuh-demo-4-november-ismail-ibrahim-ditangkap

Perusuh Demo 4 November Ismail Ibrahim Ditangkap
Perusuh Demo 4 November Ismail Ibrahim Ditangkap

“Yang bersangkutan menyerang petugas sampai dengan massa membubarkan diri malam hari kurang lebih jam 9 malam. Selanjutnya yang bersangkutan pulang ke kontrakannya. Selama dari tanggal 4 November sampai dengan tertangkap tanggal 7 November yang bersangkutan tidak pernah dihubungi oleh teman teman HMI untuk membahas terkait hasil demo tanggal 4 November,” sambungnya.

Hendy mengatakan, Ismail diajak ikut berdemo oleh rekan-rekannya. Dia saat berdemo menggunakan atribut HMI, namun Ketua Bidang Hukum dan HAM PB HMI Sujahri yang dikonfirmasi soal apakah Ismail anggota HMI atau bukan, belum merespons. (rm/dtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya