Juli 2017, 18,8 Juta Pelanggan 900 VA Kena Tariff Adjustment

Ilustrasi. (foto ant: Umarul Faruq)
Ilustrasi. (foto ant: Umarul Faruq)

Jakarta | rakyatmedan.com
Pemerintah akan menerapkan tariff adjustment kepada pelanggan listrik golongan 900 VA yang termasuk dalam kategori rumah tangga mampu (RTM) pada Juli 2017.

Kepala Divisi Niaga PLN Benny Marbun menyatakan, penerapan tariff adjustment ini adalah satu rangkaian dengan pencabutan subsidi kepada golongan pelanggan 900 VA.

“Juli (900 VA RTM) sudah ikut dalam mekanisme tariff adjustment,” kata Benny, Selasa (8/11).

Benny menjelaskan, penerapan pencabutan subsidi golongan pelanggan 900 VA RTM akan mulai dilakukan pada Januari 2017. Dengan begitu, ada kenaikan listrik pada golongan tersebut.

Namun, lanjut Benny, kenaikan listrik tersebut dilakukan secara bertahap. Pemerintah telah menetapkan kenaikan listrik untuk golongan pelanggan 900 VA RTM naik sebanyak tiga kali.

Saat masih disubsidi, tarif listrik golongan ini Rp605 per kWh. Pada Januari-Februari 2017 akan mengalami kenaikan tahap pertama menjadi Rp791 per kWh. Lalu, tahap berikutnya yakni Maret-April 2017 akan mengalami kenaikan menjadi Rp1.034 per kWh.

“Pada Januari-Februari menjadi Rp791 per kWh. Kemudian pada Maret-April menjadi Rp1.034 per kWh,” jelas Benny.

Kemudian, tahap ketiga Mei-Juni 2017 akan mengalami kenaikan menjadi Rp1.352 per kWh. Setelah itu, pada Juli akan mengikuti mekanisme tariff adjustment 12 golongan yang mana akan mengalami perubahan setiap bulannya berdasarkan pergerakan Indonesian Crude Price (ICP), kurs dolar, dan inflasi.

“Lalu, pada Mei-Juni menjadi Rp1.352 per kWh. Dan Juli, sudah ikut dalam mekanisme tariff adjustment,” pungkas Benny. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya