Asri Dikeroyok Empat Pemuda, Gara-gara Geber Sepedamotor

Ilustrasi tawuran pelajar.
Ilustrasi tawuran pelajar.

Medan | rakyatmedan.com
Asri (19), warga Jalan Seksama Ujung Medan menjadi korban pengeroyokan oleh empat pemuda. Diketahui, pengeroyokan tersebut dipicu suara knalpot.

Atas kejadian ini, Asri dengan wajah memar penuh luka, mendatangi Polsek Patumbak, Rabu (9/11) sekira pukul 18.00 WIB.

Kepada wartawan, Asri menceritakan, penganiayaan yang dialaminya itu bermula ketika dia melintas di Jalan Seksama untuk mengantarkan galon air ke rumah pelanggan.

Asri dengan wajah memar penuh luka, mendatangi Polsek Patumbak, Rabu (9/11)
Asri dengan wajah memar penuh luka, mendatangi Polsek Patumbak, Rabu (9/11)

Namun di tengah jalan, dia berpapasan dengan seseorang yang menggeber keretanya. Tak senang, Asri pun juga membalasnya dengan geberan becak yang dikemudikannya. Ternyata, orang itu marah dan langsung mengajak Asri duel.

Asri yang tak takut, lantas menyanggupi tantangan tersebut. Bak-buk, bak-buk…!! Adu pukul pun terjadi.

Namun apes, ternyata lokasi duel keduanya merupakan daerah ‘kekuasaan’ si pengendara kereta tadi. Sontak saja, kawan-kawan si pengendara kereta tadi, berjumlah tiga orang langsung ikut nimbrung di perkelahian itu. Asri pun dikeroyok empat orang.

Perkelahian yang tak seimbang itupun membuat Asri keteter dan akhirnya menjadi bulan-bulanan keempat pelaku.

“Pertama duel kami bang, terus datang kawan-kawannya. Ada yang bawa balok bang, dikeroyok aku. Aku tanda orangnya bang, anak Seksama juga. Cuma namanya itu aku lupa bang,” ujarnya.

Perkelahian tak seimbang itu berhenti setelah sejumlah warga sekitar melerai mereka.

“Untung dipisah aku bang. Kalau nggak, mati aku kurasa,” sebutnya.

Saat ini, kasus tersebut masih ditangani Unit Reskrim Polsek Patumbak. (anto/rm)