Serem!! Suwarni Pemilik Penggilingan Padi Tewas dengan Leher Nyaris Putus

Ilustrasi
Ilustrasi

Musi Rawas | rakyatmedan.com
Warga Desa Air Lesing Kecamatan Muara Beliti, gempar karena pembunuhan yang menimpa pemilik penggilingan padi bernama Suwarni (60), warga Dusun Talang F Desa Air Lesing Kecamatan Muara Beliti, dengan leher nyaris putus, Rabu (9/11).

Menantu korban yakni Ali (38), warga Simpang Periuk Kecamatan Lubuklinggau Selatan II menceritakan, saat itu sekira pukul 07.00 WIB, dua pekerja ibunya tiba di tempat penggilingan padi untuk bekerja seperti biasanya.

Namun, sesampainya di lokasi keduanya melihat lampu rumah korban masih menyala. Kemudian, keduanya berusaha memanggil dan mengedor pintu rumah korban, tapi tidak ada jawaban dari dalam rumah. Bahkan telefon korban juga tidak diangkat-angkat.

Karena curiga, kedua pekerja korban melaporkan ke kepala desa (kades) dan bersama dengan kades berusaha untuk masuk ke dalam rumah, dan terlihat salah satu pintu gudang beras tempat penggilingan pagi sudah ada yang terbuka.

“Melihat pintu gudang terbuka Pak kades dan kedua pekerja langsung masuk kedalam rumah, dan mencari keberadaan korban. Dan menemukan korban sudah dalam kondisi berlumuran darah di dalam kamarnya. Melihat kondisi korban spontan ketiganya berteriak histeris sehingga menimbulkan kehebohan di warga sekitar lokasi kejadian,” ujar Ali.

Warga sekitar langsung melaporkan kejadian ini ke pihak Polsek Muara Beliti, dan langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Sobirin Musirawas, guna dilakukan visum et repertum.

Kapolres Musirawas AKBP Hari Brata didampingi Kapolsek Muara Beliti membenarkan kejadian tersebut dan hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait Peristiwa yang menewaskan pemilik penggilingan padi tersebut.

“Sekarang masih dalam penyelidikan, sedangkan korban merupakan pemilik usaha penggilingan padi, yang ditemukan sudah dalam kondisi mengenaskan leher nyaris putus, luka pada tangan dan untuk barang berharga lainnya masih dalam pengecekan pihaknya. Untuk sementara yang sudah diketahui hilang 1 unit handphone korban,” tandasnya. (rm/oz)

portal berita medan
informatif & terpercaya