Tertangkap Basah, Maling Motor Tewas Dikeroyok Massa

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bekasi | rakyatmedan.com
Pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dikeroyok massa setelah aksinya diketahui pemilik motor dan warga sekitar. Meski mendapat perawatan di Puskesmas, pelaku yang mengalami pendarahan dan luka parah di bagian kepala akhirnya tewas.

Menurut Kasubag Humas Polrestro Bekasi, AKP Kunto Bagus, insiden terjadi di kebun Villa Gading Harapan 1, Gerbang Timur, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/11) sekitar pukul 03.00 WIB.

“Pelaku bernama Tambi (52), warga Kebalen yang tinggal di sekitar TKP (tempat kejadian perkara),” ujar Kunto Bagus, Kamis (10/11).

Kejadian bermula, saat korban Taryudi (17), pekerja bangunan, memarkir motornya di sebuah kebun di Villa Gading Harapan I. Motor Yamaha Vega ZR bernomor polisi B 5579 TR, diparkir dalam keadaan terkunci. Korban juga mengaktifkan kunci rahasia.

Kemudian Taryudi istirahat di rumah bedeng, tidak jauh dari sepeda motornya. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban dibangunkan saksi Dakum, bahwa sepeda motornya dicuri.

“Dakum dan Taryudi membangunkan teman pekerja lainnya, dan melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata dia.

Saat dikejar, kata dia, sepeda motor korban ditinggalkan di pinggir jalan dan pelaku melarikan diri. Namun Taryudi dan kawan-kawan tetap mengejar pelaku sehingga berhasil membekuk dan mengeroyok hingga babakbelur.

Kunto mengatakan, anggota yang mendapat laporan langsung menuju TKP. Setibanya di lokasi, kepala pelaku luka robek dan sekujur tubuhnya penuh bercak darah serta memar “Pelaku kemudian dibawa ke Puskesmas untuk mendapat perawatan medis tapi tak lama kemudian pelaku meninggal dunia,” ucapnya.

Jasad pelaku sudah dibawa ke RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur untuk dilakukan visum dan autopsi.

Kasusnya kini telah ditangani anggota Unit Reskrim Polsek Babelan, Polrestro Bekasi. (rm/sp)

portal berita medan
informatif & terpercaya