Dilempar dari Luar Tembok, 83,5 Ganja dan 6,76 Gram Sabu Berhasil Diamankan Petugas Lapas Tebingtinggi

Ilustrasi-sabu
Ilustrasi-sabu

Tebingtinggi  | rakyatmedan.com
Upaya menyelundupkan narkotika ke lembaga pemasyarakatan (lapas) dilakukan dengan berbagai cara. Tercatat Lapas II B Kota Tebingtinggi sudah tiga kali menerima narkoba dengan dilempar dari luar tembok.

“Kita biasa menyebutnya dengan lemparan ‘meteor’,” kata Kepala Pengamanan Lembaga Permasyarakatan Kota Tebing Tinggi, Leonard Silalahi, Jumat (11/11).

Terbaru, lemparan ‘meteor’ terjadi kemarin. Isinya, ganja kering seberat 83,5 gram serta sabu 6,78 gram. Benda haram itu dibungkus kantong plastik serta dimasukkan ke cangkir plastik biru.

“Namun hingga kini belum diketahui siapa pengirim serta pemiliknya. CCTV yang ada di Lapas tak berfungsi, CCTV-nya rusak. Makanya, kita terus melakukan penyelidikan,” ungkap Leonard.

Kurniawan, salah seorang petugas penjaga pos melihat jelas bungkusan yang dilemparkan ke dalam Lapas. Bungkusan itu jatuh ke halaman dalam Lapas Pusara Pejuang antara Blok A dan B.

Petugas tidak langsung mengambil bungkusan. Ditunggu selama 10 menit.

“Setelah ditunggu, tidak ada yang mengambil, sehingga tidak diketahui siapa pemiliknya,” ungkapnya.

Petugas yang bernama Sandi Hutabarat lantas mengambil bungkusan itu untuk dilaporkan ke Kalapas. Bungkusan berisi narkoba diserahkan kepada satuan narkoba Polres Tebingtinggi.

“Kita sudah laporkan ke aparat berwenang. Tapi sampai sekarang belum diketahui siapa pemilik barang haram itu,” pungkasnya. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya