Gulingkan Presiden, Fadli Zon dan Fahri Hamzah Dilaporkan ke MKD

Fahri Hamzah dan Fadli dalam aksi 4 November.
Fahri Hamzah dan Fadli dalam aksi 4 November.

Jakarta | rakyatmedan.com
Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Keduanya dilaporkan Sekretariat Nasional Komite Penegakan Pro Justicia (KPPJ).

Orasi duo pimpinan DPR itu dinilai ingin menggulingkan Presiden Joko Widodo.

“Dalam orasinya (4 November) saudara Fahri Hamzah mengatakan ada dua jalan untuk menurunkan Jokowi yaitu melalui parlemen ruangan dan parlemen jalanan,” kata Kuasa hukum Sekretariat Nasional KPPJ Finsen Mendrofa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/11).

Menurut Finsen, tak pantas dan tak etis seorang wakil rakyat berbicara seperti itu, terutama di depan massa yang begitu banyak. Fahri diduga telah melanggar kode etik dewan dan UU MD3.

“UU MD3 salah satunya mengamanatkan bahwa anggota DPR wajib memelihara kerukunan nasional. Untuk itu kami menyerahkan pengaduan adanya dugaan pelanggaran kode etik ini,” ujar Finsen.

Barang bukti berupa orasi keduanya digunakan untuk memperkuat laporan. Mereka berharap MKD objektif demi menjaga kredibilitas dan kewibawaan DPR.

“Secara utuh pernyataannya sudah kami lampirkan sebagai bukti,” ucap Finsen.

Jumat, 4 Nonvember, Fadli dan Fahri ikut berorasi bersama puluhan Ormas Islam. Mereka menuntut proses hukum terhadap Basuki ‘Ahok’ Tjahaja Purnama dalam kasus dugaan penistaan agama.

Pernyataan Fahri terbilang keras. Parlemen ruangan dan parlemen jalanan disebut sebagai jalan untuk menurunkan Presiden ke-7 RI itu. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya