Fans Inggris dan Skotlandia Bentrok, Seorang Suporter Bersimbah Darah

Salah satu adegan teatrikal untuk memperingati Hari Gencatan Senjata atau Hari Veteran, pada 11 November. (foto Reuters: Carl Recine)
Salah satu adegan teatrikal untuk memperingati Hari Gencatan Senjata atau Hari Veteran, pada 11 November. (foto Reuters: Carl Recine)

London | rakyatmedan.com
Kemenangan telak Inggris atas Skotlandia pada Sabtu (12/11) dinihari tadi diwarnai kericuhan di bangku suporter Stadion Wembley, London. Seorang penonton sampai didatangi petugas keamanan karena terlihat sudah bersimbah darah.

Kejadian menegangkan ini terjadi jelang pertandingan dimulai. Dalam laga itu, Inggris mengklaim kemenangan telak 3-0 lewat gol Daniel Sturridge, Adam Lallana, dan Gary Cahill.

Setelah ditelusuri, bentrokan antar-suporter yang terjadi rupanya hanyalah drama untuk memperingati Hari Veteran, yang jatuh pada 11 November.

Dua kelompok penggemar di Britania Raya ini ingin memberikan penghormatan kepada para pahlawan mereka yang gugur selama Perang Dunia I.

Dalam laga Inggris versus Skotlandia, kedua kesebelasan juga memakai ban hitam khusus bergambar bunga poppy. Sementara itu, para pelatih menyematkan bros bunga berwarna merah tersebut di jas mereka.

Sebelumnya FIFA telah melarang penggunaan ban hitam ini dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2018. Alasannya, bunga poppy dianggap sebagai salah satu simbol politik, salah unsur yang dilarang dalam laga, selain simbol agama dan komersial.

portal berita medan
informatif & terpercaya