Gelombang Protes Landa AS, KJRI Chicago Minta WNI Waspada

Ratusan orang berunjuk rasa memprotes Trump di jalanan Chicago, AS, 12 November 2016. (Foto: Chicago Tribune)
Ratusan orang berunjuk rasa memprotes Trump di jalanan Chicago, AS, 12 November 2016. (Foto: Chicago Tribune)

Chicago  | rakyatmedan.com
Gelombang aksi unjuk rasa bercampur kekerasan terus melanda sejumlah wilayah di Amerika Serikat (AS) setelah Donald Trump menjadi presiden terpilih pada 8 November.

Di beberapa tempat, demonstrasi berujung ricuh dan menimbulkan korban luka.

“Sehubungan dengan meningkatnya kekerasan intoleransi, KJRI Chicago mengimbau agar seluruh warga Indonesia di Wilayah Midwest untuk bersikap tenang serta meningkatkan kewaspadaan dan komunikasi,” tulis KJRI Chicago, Sabtu (12/11).

Setelah pertama kali terjadi di New York, unjuk rasa menolak Trump meluas ke Miami, Los Angeles, dan sejumlah kota lain di AS. Unjuk rasa juga terjadi di Detroit, Michigan, Dallas, Texas, Memphis, Tennessee, Orlando, Florida, Raleigh dan North Carolina.

Di Portland, aksi protes berakhir ricuh hingga menimbulkan korban. Seorang demonstran mengalami luka tembak di jembatan Morrison.

Dalam insiden penembakan tersebut, salah satu polisi menyatakan melihat seorang pria keluar dari kendaraan dekat kerumunan massa. Ia kemudian menembak salah seorang pengunjuk rasa tanpa alasan jelas.

Korban luka langsung dibawa ke rumah sakit. Korban mengalami luka ringan, sementara tersangka masih dalam pengejaran.

Untuk urusan darurat yang mengancam keselamatan jiwa, WNI di seluruh AS diminta segera menghubungi nomor darurat 911. (rm/mtc)

WNI juga dapat menghubungi hotline perlindungan berikut:
KBRI Washington, DC +1 202 569 7996
KJRI Chicago        +1 312 547 9114
KJRI Houston        +1 346 932 7284
KJRI Los Angeles    +1 213 590 8095
KJRI New York       +1 347 806 9279
KJRI San Francisco  +1 415 875 0793

portal berita medan
informatif & terpercaya