Facebook Ingin Bot Messenger Lebih Pintar

Bots pada Facebook Messenger kini dapat memanfaatkan Facebook Analytics.
Bots pada Facebook Messenger kini dapat memanfaatkan Facebook Analytics.

Jakarta | rakyatmedan.com
Facebook mengumumkan bot pada fitur Messenger Platform kini dapat memanfaatkan sistem Facebook Analytics. Bots dapat melacak sejumlah hal seperti usia, gender, pendidikan, bahasa dan minat penggguna.

Namun, data ini hanya akan tersedia untuk para pengembang bots dalam bentuk statistik anonim teragregasi, sehingga dapat menjamin kerahasiaan data terkait minat dan aktifitas pengguna. Dukungan kemampuan pemanfaatan Facebook Analytics tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya Facebook dalam menjadikan bot pada Messenger lebih cerdas.

Kehadiran kemampuan pelacakan pengguna ini disebabkan karena merupakan hal yang belum dapat dilakukan bot sebelumnya. Sebelumnya, bot telah memiliki kemampua untuk mengonfirmasikan reservasi, penerima pembayaran, berbagi informasi dengan pengguna dan sebagainya.

Facebook pertama kali meluncurkan bot pada Messenger Platform miliknya tersebut pada bulan April lalu, dan dinilai sebagai langkah Facebook dalam mengikuti jejak kompetitornya. Sejak peluncuran tersebut, Facebook telah menciptakan lebih dari 34 ribu bot berbeda yang diciptakan untuk berbagai tujuan dan untuk mendukung berbagai jenis bisnis.

Sementara itu, Facebook juga memperkirakan bahwa konsumen akan lebih memilih untuk mengirim pesan teks via bot dibandingkan dengan melakukan panggilan telepon kepada customer service, saat membutuhkan bantuan terkait dengan bisnis mereka.

Saat ini, bots yang dihadirkan Facebook ini mendapatkan dukungan dari sejumlah aplikasi, di antaranya dari Octane AL dan Chatfuel. Kedua aplikasi ini menawarkan peralatan khusus yang memungkinkan semua orang untuk membuat chatbot pada Facebook Messenger.

Bersamaan dengan dukungan Facebook Analytics untuk bots, Facebook juga membuka program FbStart untuk pengembang dan bisnis Messenger Platform. Program ini bertujuan untuk membantu startup aplikasi dan bisnis dalam membangun dan mengembangkan aplikasi mereka.

portal berita medan
informatif & terpercaya