Bentrok Dua Kelompok Suporter PSMS Medan, Siswa SMP di Marelan Tewas

Jenazah Ardianto, korban tewas bentrokan suporter PSMS Medan.
Jenazah Ardianto, korban tewas bentrokan suporter PSMS Medan.

Medan | rakyatmedan.com
Ardianto (14), seorang remaja berusia 14 tahun, tewas dalam bentrokan dua kelompok suporter PSMS di Jalan KL Yos Sudarso, Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan. Korban tewas dengan sejumlah luka di sekujur tubuhnya.

Peristiwa berawal saat korban bersama rombongan supporter PSMS, pulang usai menonton pertandingan di Stadion Teladan, Medan.

Saat melintas di depan SPBU Jalan Yos Sudarso, angkot yang ditumpangi korban bersama rekannya dilempari batu oleh kelompok suporter PSMS lainnya.

Korban dan rekan-rekannya pun turun dari angkot. Bentrokan pun tak dapat dihindarkan. Tak lama kemudian korban tersungkur terkena lemparan batu.

Dalam kondisi sekarat, siswa kelas II SMP Harapan Mekar, Medan Marelan, itu lalu dilarikan teman-temannyaa ke RSU Mitra Medika, Tanjung Mulia, Medan Deli. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya