Preview Milan vs Inter: Jaga Gengsi dan Momentum!

Bek Inter Milan, Joao Miranda terlibat duel dengan penyerang AC Milan, Carlos Bacca di laga Derby Della Madonnina musim lalu (Foto: http://newsth.com/)
Bek Inter Milan, Joao Miranda terlibat duel dengan penyerang AC Milan, Carlos Bacca di laga Derby Della Madonnina musim lalu (Foto: http://newsth.com/)

Milan  | rakyatmedan.com
Liga Italia Serie-A pekan ke-13 akan menyajikan laga panas yang mempertemukan AC Milan vs Inter Milan, Senin (21/11) dini hari WIB.

Pada laga yang biasa disebut Derby Della Madonnina ini, selain masalah gengsi, kedua tim sama-sama ingin menjaga momentum karena kemenangan dalam laga nanti sangat penting untuk kelanjutan musim ini.

Milan dipastikan ngotot mengejar kemenangan karena ingin menjaga tren bagus. Dua laga sebelumnya di Serie-A mereka berhasil meraih kemenangan atas Pescara dan Palermo. Kemenangan itu mereka raih setelah dihancurkan Genoa pada 26 Oktober 2016 dengan skor 0-3.

Menjaga posisi di papan atas juga menjadi misi lain untuk I Rossoneri. Mereka kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara. Hanya berjarak satu poin dengan AS Roma yang berada tepat di atas mereka. Kemenangan diburu oleh tim asuhan Vincenzo Montella supaya tak keluar dari persaingan tiga besar.

Namun, Montella harus putar otak dalam laga nanti karena tak bisa memainkan bek andalan Alessio Romagnoli. Mantan bek Roma itu mengalami cedera saat bertugas bersama timnas Italia. Padahal, ia adalah andalan di lini belakang dan bek yang paling konsisten di antara pemain lain.

Gabriel Paletta kemungkinan besar akan menjadi pengganti. Ini harus menjadi perhatian Montella karena eks Liverpool tersebut belum terlalu padu dengan Gustavo Gomez. Hal itu bisa dimanfaatkan Inter untuk membobol gawang Gianluigi Donnarumma.

I Diavolo Rosso akan memakai formasi 4-3-3 dengan trio Carlos Bacca, M’Baye Niang, dan Suso menjadi andalan di lini depan. Suso akan menjadi tumpuan karena pergerakannya sulit ditebak dan bisa menusuk ke dalam jantung pertahanan Inter.

Sementara itu, Manuel Locatelli bisa menjadi kartu AS lain bagi Milan. Kehadiran gelandang berusia 18 tahun itu membuat dimensi permainan I Rossoneri lebih bervariasi. Ini bisa dimanfaatkan Milan.

Di sisi Inter Milan, kemenangan dibidik di bawah komando pelatih baru Stefano Pioli yang menggantikan tugas Frank de Boer yang dipecat. Tugas berat menanti mantan manajer Lazio itu karena pertandingan pertamanya adalah Derby Milan.

Akan tetapi, jika bisa ambil kemenangan, tentu hal itu bisa menjadi batu loncatan bagi La Beneamata untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya.

Sama dengan Milan, Inter juga ingin menjaga momentum kemenangan. Setelah menang atas Crotone dua pekan lalu, kemenangan-kemenangan lain dibidik demi mengatrol posisi mereka di tabel klasemen yang kini berada di peringkat kesembilan. Bisa raih tiga poin dalam Derby Milan tentu saja menjadi pelecut semangat bagi Ever Banega dkk dan modal bagus mengahadapi partai-partai selanjutnya.

Semua pemain dalam kondisi baik, apalagi kapten mereka Mauro Icardi tengah dalam bentuk terbaik. Ia sudah mencetak 10 gol di Serie-A dan itu menjadikannya top skor sementara bersama Edin Dzeko dari Roma. Apalagi, ia tidak ikut serta dalam tugas internasional akhir pekan lalu dan tengah pekan ini. Pioli bisa menjadikannya senjata untuk mengoyak gawang Milan.

Formasi yang akan dipakai Pioli kemungkinan 4-3-3. Itu sering ia pakai ketika menangani Lazio. Di lini depan, Icardi akan ditemani dua winger cepat dalam diri Ivan Perisic dan Antonio Candreva. Khusus nama terakhir, Pioli hapal benar bagaimana memaksimalkan pemain tersebut untuk menggedor pertahanan lawan. Keduanya sama-sama pernah bekerja sama di Lazio.

Di Inter, tak ada pemain inti yang cedera. Semuanya tersedia dan itu menjadi nilai plus bagi I Nerrazurri. Mungkin yang akan menjadi kelemahan adalah pengertian pemain akan penerapan formasi dan pendekatan permainan Pioli yang dinilai baru.

Jika menilik dari lima pertemuan terakhir di ajang Liga Italia Serie-A, Milan layak jemawa. Mereka menang tiga kali, kalah satu kali, dan sisanya imbang. Bahkan, pada pertemuan terakhir, I Rossoneri menang telak 3-0 lewat gol Alex, Bacca, dan Niang. Akan tetapi, itu hanya catatan di atas kertas, Inter juga siap memperbaiki catatan tersebut dengan meraih kemenangan. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya