Banyak Orang Meninggal Karena Selfie

Ilustrasi. (NARINDER NANU/AFP/Getty Images)
Ilustrasi. (NARINDER NANU/AFP/Getty Images)

rakyatmedan.com – Gemar mengambil selfie tidaklah salah. Masalah muncul ketika seseorang mengambil selfie dengan pose berbahaya, misalnya dengan pistol atau dari tempat tinggi, yang terkadang menyebabkan kematian.

Menurut CNET, India adalah negara dengan jumlah kematian terkait selfie paling tinggi. Menurut studi yang dilakukan oleh Indraprastha Institute of Information di Delhi dan Carnegie Mellon University di Pittsburgh, lebih dari 50 persen kematian yang terjadi akibat selfie terjadi di India.

Dari penelitian itu, diketahui bahwa terdapat 127 kematian karena selfie dari bulan Maret 2014 sampai September 2016. Tujuh puluh enam kejadian itu terjadi di India.

Setelah India, negara-negara lain tidak memiliki jumlah kematian terkait selfie yang terlalu tinggi. Misalnya, di Pakistan, yang menjadi negara kedua setelah India, hanya terdapat 9 kematian. Amerika Serikat berada di posisi 3 dengan 8 kematian dan diikuti oleh Rusia dengan 6 kematian.

Para peneliti mengelompokkan data yang mereka temukan ke dalam kelompok yang berbeda-beda, seperti penyebab kematian. Sebanyak 8 orang meninggal karena jatuh dari ketinggian, 12 kecelakaan berupa tertabrak kereta dan 15 kejadian terjadi karena tersetrum.

Selain itu, para peneliti juga mencari tahu tentang foto selfie yang diunggah di Twitter dan menemukan bahwa laki-laki biasanya lebih tergoda untuk mengambil foto selfie berbahaya dari wanita.

Sebagai respons dari penemuan ini, pemerintah India telah meminta pemerintah daerah untuk membuat kawasan bahaya selfie di tempat-tempat wisata. Beberapa daerah di India bahkan memiliki tim polisi turis yang memonitor tingkah laku para wisatawan. (rm/mtc)

portal berita medan
informatif & terpercaya