Partai Demokrat: Selamat Jalan, Pak Sutan

Sutan Bhatoegana meninggal setelah mengalami penyakit kanker hati.
Sutan Bhatoegana meninggal setelah mengalami penyakit kanker hati.

Jakarta | rakyatmedan.com
Keluarga besar Partai Demokrat menyatakan rasa duka mendalam atas wafatnya politikus Sutan Bhatoegana di Rumah Sakit Bogor Medical Center, Jawa Barat, saat menjalani pengobatan kanker hati.

“Selamat jalan, Pak Sutan. Kami mengucapkan innalilahi wainnailahi rojiun, kami mendoakan semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan diampuni segala dosanya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan kekuatan Amin YRA,” ujar jurubicara Partai Demokrat, Rico Rustombi, melalui pesan singkat di Jakarta, Sabtu (19/11).

Rico menyatakan Sutan Bhatoegana merupakan sosok politikus yang berjasa membesarkan dan memperjuangkan Partai Demokrat dalam perjuangan demokrasi di Indonesia. Menurut dia, di masa hidupnya Sutan adalah sosok yang menyenangkan dan selalu memiliki rasa humor yang tinggi.

“Beliau tidak pernah lelah dalam mengisi perjuangan partai. Sekali lagi selamat jalan, Pak Sutan, semoga Allah SWT mengampuni semua dosa-dosanya. Amin,” ujar Rico.

Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Akbar Hadi menyatakan kabar kepergian Sutan awalnya diterima dari petugas di Lapas Sukamiskin.

Sutan Bathoegana adalah terpidana kasus penerimaan suap senilai 140 ribu dolar AS dan gratifikasi berupa 200 ribu dolar AS, satu unit mobil Toyota Alphard, dan satu unit tanah dan rumah seluas 1.194 meter persegi di Kota Medan.

Putusan pengadilan tingkat pertama pada 19 Agustus 2015 memutuskan Sutan divonis selama 10 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider satu tahun kurungan, namun putusan kasasi Mahkamah Agung pada April 2016 memperberat hukuman Sutan menjadi 12 tahun penjara.

Sejak Mei 2016, Sutan menghuni Lapas Sukamiskin Bandung. (rm/ant/l6)

portal berita medan
informatif & terpercaya