Kubangan Jalan Titi Pahlawan Simpang Kantor Ganggu Lalulintas

Pemko Medan terus membenahi infrastruktur. Dinas Bina Marga melakukan normalisasi drainase di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Pekan Labuhan, Medan Labuhan.
Pemko Medan terus membenahi infrastruktur. Dinas Bina Marga melakukan normalisasi drainase di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Pekan Labuhan, Medan Labuhan.

Medan | rakyatmedan.com
Pemko Medan terpaksa turun tangan mengatasi cekungan (kubangan) besar di Jalan Titi Pahlawan Simpang Kantor, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, kemarin siang.

Meski itu merupakan jalan provinsi, namun Pemko Medan memutuskan dilakukan perbaikan dengan melakukan penimbunan. Hal itu dilakukan untuk menyahuti keluhan warga sekitar, sebab kubangan besar itu setiap kali hujan deras turun langsung berubah menjadi kolam.

Tak jarang warga menjadi korban lantaran kendaraan bermotor yang mereka kendarai terperosok pada saat melintasi kubangan tersebut. Kondisi itu menyebabkan kelancaran arus lalulintas pun terganggu. Padahal Jalan Titi Pahlawan ini cukup vital, sebab menghubungan Kecamatan Medan Labuhan dengan Medan Marelan.

Kecewa lantaran kubangan itu tak kunjung diperbaiki, warga sekitar berulangkali melakukan unjuk rasa, termasuk menanam pohong pisang di kubangan sebagai simbol protes. Malah sejak tiga hari lalu, warga nekat memblokir jalan sehingga tidak dapat dilalui kenderaan bermotor.

Sebagai langkah awal, Dinas Bina Marga lebih dulu mengeringkan kubangan yang dipenuhi air dengan menggunakan mobil pengisap. Setelah kering, kubangan kemudian ditimbun dengan pasir bercampur batu kerikil. Setelah itu diratakan dan dikeraskan dengan menggunakan alat berat. Tercatat, ada empat kubangan besar yang harus ditimbun Dinas Bina Marga agar Jalan Titi Pahlawan dapat dilalui seperti kondisi normal selama ini.

Sampai menjelang tengah hari, sudah tiga kubangan yang berhasil ditimbun Dinas Bina Marga, tinggal satu kubangan lagi yang tersisa. Dinas Bina Marga sempat kewalahan, sebab air tak kunjung surut meski telah berulangkali disedot.

Selain penimbunan kubangan, Dinas Bina Marga juga melakukan pengorekan parit dengan menggunakan alat berat, sehingga air yang menggenangi kubangan bisa mengalir ke dalam parit yang telah dikorek.

Menurut Kadis Bina marga Kota Medan, Khairul Syahnan, masalah pengaspalan merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, termasuk penimbunan kubangan dan pengerasannya. Namun berhubung masyarakat terus mengeluh dan protes, maka Pemko Medan melalui Dinas Bina Marga melakukan penimbunan dan pengerasan setelah mendapat perintah langsung walikota. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya