Kabar Gembira! Dispenda Medan Hapus Denda Tunggakan PBB

Kantor Pemko Medan
Kantor Pemko Medan

Medan | rakyatmedan.com
Pemko Medan melalui Dinas Pendapatan (Dispenda) Medan memberikan penghapusan denda warga yang belum membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2016 ke bawah.

Program “Pojok Pajak Pelayanan Pembayaran PBB ini” ini berlangsung mulai 28 sampai 30 November 2016. Wajib pajak yang mempunyai tunggakan PBB dapat membayar kewajibannya tanpa dikenai denda di empat lokasi yakni Jalan Gagak Hitam Ring Road (depan Home Centra), Supermarket Irian Marelan, Suzuya Kampung Baru Jalan Brigjen Katamso, dan Merdeka Walk.

“Khusus Merdeka Walk buka dari mulai pukul 09.00 sampai 23.00 WIB. Sementara tiga lokasi lain mulai pukul 09.00 sampai 17.00 WIB,” ucap Kadis Pendapatan Medan, Muhammad Husni di sela-sela kegiatan car free day, di Lapangan Merdeka, Minggu (27/11).

Dia mengungkapkan, dengan program ini, para wajib pajak yang sudah bertahun-tahun menunggak pembayaran PBB, tidak akan dikenakan denda. Ini merupakan kesempatan yang sengaja diberikan Dispenda agar target PBB dapat terealisasi dengan baik.

Dia mengungkapkan, para wajib pajak yang menunaikan kewajibannya juga akan menerima kupon lucky draw dengan berbagai hadiah menarik. Penarikan undian akan dilakukan pada malam puncak PBB Fair di Merdeka Walk, 30 November malam.

“Dalam kegiatan malam puncak ini kita juga disupport oleh Bank Sumut,” tambahnya.

Husni mengatakan, kebijakan ini dilakukan untuk memberi keringanan kepada wajib pajak sekaligus sebagai upaya dalam mencapai targer perolehan PBB. Dinas Pendapatan, lanjutnya, memang melakukan berbagai upaya untuk memungutkan PBB kepada masyarakat.

“Berbagai cara kita lakukan mulai dari jemput bola dan berbagai rangsangan hadiah menarik. Yang terpenting kita jangan putus usaha dan memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jangan sampai untuk membayar pajak pun warga kesulitan,” ungkapnya.

Husni mengatakan, sampai di bulan-bulan terakhir anggaran 2016 ini perolehan PBB di Medan sudah mencapai 85 persen. Ada 15 persen lagi yang harus terus diupayakan dipungut, termasuk melalui program Pojok Pajak dan PBB Fair ini. (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya