Siapkan 1.249 Polisi untuk Cegat Massa 212 di Perbatasan Jateng-Jabar

Demo 2 Desember 2016 (Kompas)
Demo 2 Desember 2016 (Kompas)

RAKYATMEDAN.COM | BREBES

Kepolisian Resor Brebes menggelar apel pasukan pengamanan Aksi Bela Islam III, Senin (28/11). Apel itu bertujuan mengamankan pergerakan massa yang akan berunjuk rasa di Jakarta pada 2 Desember mendatang.

Apel yang digelar di Lapangan Stadion Karangbirahi Brebes itu melibatkan empat polres sekaligus. Yaitu Polres Brebes, Tegal Kota, Tegal dan Pemalang.

Sebagaimana diberitakan Radar Tegal (Jawa Pos Group), apel itu tidak hanya diikuti unsur kepolisian. Sebab, ada pula unsur TNI, Dishubkominfo, Satpol PP dan dinas kesehatan.

Kapolres Brebes AKBP Luthfie Sulistiawan dan Dandim 0713/Brebes Letkol (Inf) Ahmad Hadi Hariono yang memimpin apel gabungan itu mengatakan, kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mencegah dan menyekat kelompok massa yang akan bergabung dengan kelompok pengunuuk rasa 212 di Jakarta. Menurut Luthfie, pimpinan Polri memang sudah mengeluarkan maklumat tentang larangan kepada kelompok massa dari luar Jakarta untuk berangkat ke ibu kota negara demi aksi 212.

Namun, kata Luthfie, indikasi pergerakan masih tetap ada. “Karena itu, kami di Jawa Tengah akan melakukan tindakan tegas dan profesional dengan cara razia dan penyekatan di wilayah Kabupaten Brebes sebagai perbatasan terakhir Jateng-Jabar,” tegas Kapolres.

Sebagai upaya pencegahan, kepolisian juga telah melakukan pendekatan-pendekatan kepada para tokoh agama dan kelompok organisasi kemasyarakatan (ormas) melalui dialog, dan komunikasi yang intensif. Misalnya, melalui silaturahmi, mujahadah, hingga istighotsah dengan maksud mencegah masa dari Jawa Tengah bergabung dengan massa aksi di Jakarta.

“Silakan melakukan aksinya di wilayah kota atau kabupaten masing-masing,” lanjutnya.

Luthfie menambahkan, seluruh jajaran polres di Jawa Tengah akan melakukan hal yang sama. Polres Brebes bahkan menerjunkan 1.249 personel untuk mengantisipasi pergerakan massa ke Jakarta.

“Para personel itu akan ditempatkan di titik-titik masuk dan keluar perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat,” pungkasnya. (rm/JP)

portal berita medan
informatif & terpercaya