Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte akan perangi Abu Sayyaf
Presiden terpilih Filipina Rodrigo Duterte akan perangi Abu Sayyaf.

Presiden Filipina Tegaskan akan Perangi Abu Sayyaf
rakyatmedan.com
Presiden Filipina Rodrigo Duterte menegaskan bahwa dirinya akan menghadapi kelompok bersenjata yang sering menculik pelaut-pelaut dari negara Asia, termasuk kelompok militan Abu Sayyaf.
"Akan ada waktu di mana saya akan harus menghadapi Abu Sayyaf. Penculikan itu harus berhenti," ujar Duterte, seperti dikutip Reuters, Jumat (24/6).
Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi sudah mengonfirmasi bahwa terjadi lagi penyanderaan tujuh ABK WNI di Laut Sulu, Filipina Selatan. ABK WNI tersebut mengangkut batu bara dengan Kapal Tungboat Charles 001 dan Tongkang Robby 152.
Menlu Retno pun sempat mengatakan akan berhenti mengirimkan batu bara ke Filipina sampai Filipina mengamankan perairan yang menuju ke sana. (Baca: Menlu Pastikan Penyanderaan 7 WNI di Filipina.  "Penculikan terjadi di Laut Sulu pada 23 Juni. Terjadi dua kali pada pukul 11.30 dan 12.45 waktu setempat dan dilakukan oleh kelompok bersenjata yang berbeda," kata Menlu Retno, di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat.
Sebelumnya, kelompok bersenjata tersebut sempat menculik 13 ABK WNI. Namun, enam ABK dibebaskan sedangkan tujuh lainnya disandera. Enam ABK WNI yang dibebaskan saat ini sedang menuju Samarinda dengan membawa kapal tugboat Charles dan tongkang Robby. Menlu Retno menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia mengecam keras penyanderaan yang terjadi untuk ketiga kalinya oleh kelompok bersenjata ini.

rtr

Portal berita medan informatif & terpercaya