Menlu: Tujuh WNI Disandera Dua Kelompok Berbeda

1891
Menlu Retno Marsudi tegaskan WNI yang disandera dalam kondisi baik
Menlu Retno Marsudi tegaskan WNI yang disandera dalam kondisi baik.

Menlu: Tujuh WNI Disandera Dua Kelompok Berbeda

rakyatmedan.com
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi memberikan update terbaru terkait penyanderaan tujuh ABK asal Indonesia di Laut Sulu, Filipina.
Sejak pernyataan Menlu pada 24 Juni lalu, ia mengatakan, pihak Indonesia terus melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan pihak terkait dan di Filipina.
“Dari info yang kami peroleh, tujuh sandera WNI dalam keadaan baik. ABK WNI disandera oleh dua kelompok yang berbeda,” kata Menlu Retno di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Selasa (28/6).
Saat ini tujuh WNI berada dalam kelompok yang sama. Kadang-kadang mereka dipisahkan lagi dalam dua kelompok,” lanjutnya lagi.
Namun, Menlu Retno menekankan bahwa posisi tujuh sandera ABK WNI masih berada di dalam Pulau Jolo, Filipina Selatan.
Kementerian Luar Negeri juga sudah menyampaikan kepada pihak keluarga bahwa keadaan tujuh sandera dalam keadaan baik. “Dari waktu ke waktu, kami selalu komunikasikan kondisi dan situasi dari waktu ke waktu dengan pihak keluarga,” imbuh Menlu Retno.
Sementara, kapal Tugboat Charles 001 beserta enam ABK WNI yang tidak disandera sudah tiba di Balikpapan dan sudah memberi keterangan kepada TNI Angkatan Laut.
TNI AL pun memberi informasi bahwa pemeriksaan kepada enam ABK WNI tersebut sudah selesai dan mereka sudah diperbolehkan kembali ke keluarga masing-masing.
“Mereka juga membenarkan bahwa ada dua kali terjadi penyanderaan. Pertama, tiga orang disandera lalu yang kedua empat orang disandera,” pungkas Menlu Retno.

mtv

Portal berita medan informatif & terpercaya