Israel-Turki Kembali Pulihkan Hubungan

1900
Kapal Mavi Marmara milik Turki yang diserang Israel. (rakyatmedan.com | BBC)
Kapal Mavi Marmara milik Turki yang diserang Israel. (rakyatmedan.com | BBC)

Israel-Turki Kembali Pulihkan Hubungan
rakyatmedan.com
Israel dan Turki memulihkan kembali hubungan keduanya yang terputus selama enam tahun akibat pembunuhan atas 10 pegiat Turki yang dilakukan pasukan Israel di kapal bantuan yang sedang menuju Gaza.
“Ini langkah penting yang akan meningkatkan perekonomian negara,” kata Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, seperti dikutip BBC, Selasa (28/6).
Sementara Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengungkapkan harapannya bahwa kesepakatan tersebut akan meningkatkan situasi kemanusiaan di Gaza.
Perjanjian kedua negara juga akan mempermudah Turki untuk mengirimkan bantuan ke wilayah Palestina dan mengerjakan proyek-proyek infrastruktur.
Selain itu, Israel juga akan membayar USD20 juta sebagai dana kompensasi bagi keluarga para pegiat yang terbunuh.
Rincian mengenai perjanjian akan diumumkan secara resmi oleh Perdana Menteri Netanyahu di Roma, Italia, dan oleh Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim, di Ankara.
Israel dan Turki merupakan sekutu sebelum pasukan Israel menyerang kapal milik Turki, Mavi Marmara, yang merupakan bagian dari upaya sejumlah komunitas kemanusiaan internasional untuk menerobos pengepungan Israel di Gaza pada 31 Mei 2010.
Sepuluh pegiat Turki pro-Palestina, salah seorang adalah warga negara Amerika Serikat (AS), terbunuh dan puluhan cedera akibat bentrokan setelah pasukan komando Israel mendarat di kapal dengan menggunakan helikopter.
Kedua pihak saling menyalahkan atas bentrokan ini, dan para pegiat menyatakan pasukan Israel yang melepas tembakan begitu mendarat di kapal.
Sedangkan pihak Israel mengatakan pasukannya mulai menembak karena diserang dengan tongkat, pisau, dan senjata yang direbut dari pasukan. Penyelidikan dari PBB tidak dapat memastikan kapan pasukan Israel melancarkan serangan tembakan.

bbc

Portal berita medan informatif & terpercaya