Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie
Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie

Proses Pergantian Ketua KPU Melalui Pleno Internal

rakyatmedan.com
Ketua KPU Husni Kamil Manik berpulang karena menderita abses, Kamis 7 Juli malam. Sepeninggal Husni, KPU mengalami kekosongan kepemimpinan.
Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Jimly Asshiddiqie menyatakan, internal KPU akan menggelar pleno memutuskan siapa pengganti Husni. "Jabatan ketua KPU tidak sulit, karena ketua dipilih oleh anggota. Internal KPU akan rapat pleno siapa yang meneruskan," kata Jimly saat mengunjungi rumah duka, Jalan Siaga Raya, Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta, Jumat (8/7).
Menurutnya, yang menjadi Ketua KPU haruslah mereka yang berstatus anggota. Calon pengganti tersebut merupakan orang yang masuk daftar tunggu.
"Status anggota sesuai mekanisme. Calon pengganti itu yang masuk daftar tunggu. Yang nomor 8-9 itu berhak menjadi pengganti," ucap dia.
Namun, siapa pun yang menjadi calon ketua tidak boleh orang yang masuk dalam keanggotaan partai. Bila sudah memenuhi persyaratannya, Ia menjelaskan itu semua sudah menjadi penilaian.
"(Calon) Dilihat persyaratannya. Kalau yang partai tentu tidak bisa. (Semua terpenuhi) itu sudah menjadi fit and proper test," imbuh dia.
Di sisi lain, Jimly mengatakan, dirinya sangat kehilangan dan meyakini kepergian Husni ini merupakan terbaik bagi sahabatnya itu. Ia juga berpesan, kepergian Husni jangan sampai menurunkan semangat Pemilu berintegritas.
"Pak Husni ini kita merasa kehilangan. Dia sangatmuda 41 tahun. Tentu Allah punya ketetapan lain, mudah-mudahan keluarga ikhlas. Jangan menurunkan semangat bangsa menyelenggarakan pemilu berintegrtas. Apalagi 2017 ada pilkada serentak," ucap dia.

miol
portal berita medan
informatif & terpercaya