IHSG Menguat Didorong Saham Sektor Pertambangan

2029
IHSG Menguat Didorong Saham Sektor Pertambangan
IHSG Menguat Didorong Saham Sektor Pertambangan

rakyatmedan.com

Indeks HargaSaham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) naik sebesar20,69 poin menyusul menguatnya saham-saham sektor pertambangan. Padaperdagangan Jumat (3/6), IHSG BEI ditutup naik 20,69 poin atau 0,43persen menjadi 4.853,92. Sementara kelompok 45 saham unggulan atauLQ45 bergerak naik 3,38 poin (0,41 persen) menjadi 830,94.

“Sahamsektor pertambangan yang bergerak menguat menjadi salah satu faktoryang menopang indeks BEI. Potensi kenaikannya masih cukup bagus ditengah harga minyak dunia yang bergerak stabil dengan kecenderunganmenguat,” kata Kepala Riset Universal Broker Indonesia, SatrioUtomo di Jakarta.

Terpantau, harga minyak mentah jenis WTI Crudepada Jumat (3/6) sore berada di level 49,19 dolar AS per barel, naik0,04 persen. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude di posisi50,11 dolar AS per barel, menguat 0,14 persen. Kendati demikian,menurut dia, menjelang Piala Eropa dan Bulan Puasa pergerakan pasar saham diproyeksikan cenderung sepi transaksi, ditambah belumdinaikannya peringkat Indonesia oleh Standard & Poor’s makapemodal diharapkan lebih selektif dalam melakukan posisi.

“Sejauhini, baru sektor komoditas yang menunjukan tren naik. Pemodalsebaiknya menunggu sinyal positif dari saham-saham sektor lainnya,terutama sektor konsumsi, telekomunikasi, dan jalan tol, yang secaratradisional diuntungkan dengan sentimen Hari Raya Lebaran,”katanya.

Analis Asjaya Indosurya Securities, William Surya Wijayamenambahkan, pelaku pasar asing yang kembali melakukan aksi beliturut menambah sentimen positif bagi laju indeks BEI pada akhir pekanini. Dalam data BEI tercatat, pelaku pasar asing membukukan belibersih atau “foreign net buy” sebesar Rp171,94 miliar padaakhir pekan ini (Jumat, 3/6).

“Aliran dana asing masih terusberlanjut, hal itu salah satunya dipicu dari kondisi perekonomiandomestik yang masih cukup stabil terlihat dari data yang dilansir pada awal Juni ini,” katanya. Sementara itu tercatatfrekuensi perdagangan saham di BEI mencapai 197.005 kali transaksi dengan total jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 2,72 miliarlembar saham senilai Rp3,21 triliun. Terdapat 174 saham naik, 124saham turun, dan 112 saham tidak bergerak nilainya atau stagnan. Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Sengmenguat 88,02 poin (0,42 persen) ke level 20.947,24, indeks Nikkeinaik 79,68 poin (0,48 persen) ke level 16.642,23, dan Straits Timesmenguat 14,14 poin (0,51 persen) ke posisi 2.809,23. Portal Berita Medan Informatif dan Terpecaya(ant)