Petugas melakukan pendinginan pada Plaza Aksara yang terbakar di Medan
Petugas melakukan pendinginan pada Plaza Aksara yang terbakar di Medan.

Asap masih Mengepul di Plaza Aksara
Medan | rakyatmedan.com
Asap masih mengepul di beberapa titik di Buana Plaza atau Plaza Aksara Medan yang terbakar dua hari lalu, Kamis (14/7).
Kepala Dinas Pencegahan dan Pemadam Kebakaran (DP2K) Kota Medan, Marihot Tampubolon, mengakui tak gampang memadamkan bara api. Sebab bangunan yang berlokasi di Jalan HM Yamin Medan, itu berukuran luas.
Marihot mengerahkan sedikitnya 32 mobil pemadam kebakaran dan crane. Tapi petugas mengalami kesulitan lantaran tidak mengetahui berapa banyak titik gas yang dapat memicu ledakan.
"Yang dikhawatirkan saat anggota masuk, ledakan terjadi. Itu yang diantisipasi," ujar Marihot.
Apalagi, asap yang mengepul mengandung racun. Kondisi dalam bangunan pun gelap. Lantaran itu, Marihot menegaskan prosedur mengedepankan keselamatan saat bertegas.
"Kesulitan lain tak ada sumber air. Butuh waktu dua jam untuk mengisi air," ungkapnya.
Kebakaran terjadi di Plaza Aksara pada Selasa siang 12 Juli 2016. Sedikitnya 800 toko terbakar dalam kejadian tersebut.
Banyak pedagang tak sempat menyelamatkan barang dagangan. Termasuk pedagang emas. Para pedagang emas mengaku tak sempat menyelamatkan barang dagangan berupa perhiasan emas. Bahkan simpanan perhiasan dalam brangkas pun masih berada di gedung.

mtv
portal berita medan
informatif & terpercaya