Kondisi di Nice usai serangan. (AFP: Valery Hache)
Kondisi di Nice usai serangan. (AFP: Valery Hache)

Kedubes Prancis: Ini Serangan Teroris Biadab
rakyatmedan.com
Kedutaan Besar Prancis di Jakarta mengeluarkan pernyataan terkait serangan teror di Nice. Serangan yang bertepatan dengan peringatan Hari Bastille ini menewaskan 80 orang.
"Sekali lagi negara kami, tepatnya kota Nice, menjadi sasaran serangan biadab teroris pada 14 Juli 2016," pernyataan pihak Kedubes Prancis, dalam keterangan tertulis, Jumat (15/7).
Sebuah truk menabrak khalayak yang sedang berkumpul menyaksikan pertunjukan kembang api pada Perayaan Hari Nasional Prancis, 14 Juli. Menurut laporan terakhir yang masih bersifat sementara, serangan tersebut menelan korban 80 orang, termasuk anak-anak.
Disebutkan pula puluhan orang lainnya mengalami luka-luka, sekitar dua puluh di antaranya berada dalam kondisi kritis. Pengemudi truk ditembak. Hingga saat ini, belum diketahui apakah dia memiliki kaki tangan. Pihak berwenang sedang memeriksa identitas sopir tersebut.
"Saat ini kami turut prihatin dan berbela sungkawa terhadap seluruh korban dan keluarganya.
Presiden François Hollande baru saja angkat bicara. Presiden memutuskan memperpanjang masa darurat tiga bulan lagi, dan tetap menjalankan operasi pengamanan tingkat tinggi, operasi sentinelle," lanjut pernyataan itu.
Operasi tersebut mengerahkan 10 ribu orang tentara, di samping pasukan polisi. Hollande juga memutuskan untuk memanggil pasukan cadangan operasional untuk membantu jajaran kepolisian.
Di Paris, akan diselenggarakan rapat kabinet terbatas membahas masalah keamanan dan pertahanan.
Seperti yang disampaikan Presiden Hollande, "Prancis menangis dan berduka, namun akan tetap lebih kuat dibanding kelompok fanatik".
Pemerintah Indonesia sebelumnya mengeluarkan pernyataan mengutuk dengan keras serangan teror di Nice, Prancis. Pemerintah juga menyampaikan simpati serta duka cita kepada keluarga korban.
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Retno Marsudi memastikan bahwa tidak ada laporan warga negara Indonesia menjadi korban dalam teror Nice, Prancis. KJRI Marseilles terus bekerja mencari info lebih lanjut.

portal berita medan
informatif
& terpercaya