Pengumuman dihentikannya operasional mesin ATM setelah terjadinya pembobolan oleh jaringan kriminal internasional di Taiwan, Selasa (12/7)(rakyatmedan.com | AFP: Benjamin Yeh)
Pengumuman dihentikannya operasional mesin ATM setelah terjadinya pembobolan oleh jaringan kriminal internasional di Taiwan, Selasa (12/7)(rakyatmedan.com | AFP: Benjamin Yeh)

Bobol ATM Rp32 Miliar, Tiga Pelaku Berhasil Diringkus

rakyatmedan.com
Taiwan menangkap tiga warga asing dalam kasus pencurian uang dari Anjungan Tunai Mandiri (ATM) senilai USD2,5 juta atau setara Rp32 miliar.
Dalam beraksi, ketiga pelaku menggunakan malware untuk meretas jaringan ATM bank lokal di Taiwan.
Pembobolan ini, kasus pertama di Taiwan, melanda jaringan Bank First Commercial pekan lalu. Ketiga pelaku berhasil menyedot uang tunai Rp32 miliar dari puluhan mesin ATM di tiga kota.
Seorang pelaku asal Latvia, diidentifikasi sebagai Andrejs Peregudovs, ditangkap polisi di kabupaten Yilan setelah sosoknya terdeteksi aparat yang sedang libur bertugas.
Dua pelaku lainnya asal Rumania dan Moldova ditangkap pada Minggu 17 Juli di sebuah hotel di Taipei. Polisi menduga kejahatan ini dijalankan jaringan internasional berjumlah 16 orang.
"Ini pertama kalinya pencurian uang ATM oleh jaringan internasional terjadi di negara kami," ujar pernyataan kepolisian Taipei, Senin (18/7).
Polisi telah mengambil kembali lebih dari separuh uang curian, namun 13 anggota jaringan pencuri lainnya -- termasuk lima dari Rusia -- telah melarikan diri dari Taiwan setelah pembobolan ATM.
"Kami akan terus mencari sisa uang curian untuk memberikan pesan kepada para peretas internasional bahwa mereka tidak bisa berbuat kejahatan di Taiwan," lanjut pernyataan kepolisian Taipei.
Aparat juga telah meminta bantuan dari Interpol dan juga Kedutaan Besar de facto Rusia di Taiwan.
Serangkaian gambar dari CCTV memperlihatkan beberapa pelaku bertopeng yang membobol 41 ATM dari Bank First Commercial di tiga kota. Belum diketahui bagaimana mereka dapat meng-install malware ke puluhan ATM itu, namun dalam hitungan menit, para pelaku terlihat menggondol tas penuh uang tunai.
Setelah kasus pembobolan diketahui, lebih dari 1.000 ATM bertipe sama dimatikan pihak bank.

afp
portal berita medan
informatif & terpercaya