Ilustrasi
Ilustrasi

Korban Jambret di Gebang Meninggal Dunia
Langkat | rakyatmedan.com
Peristiwa penjambretan pria tidak dikenal terhadap seorang warga Gebang, Rabu (20/7), diketahui meninggal Dunia. Korban yakni Nurhabni (38), penduduk Lingkungan Dua Kelurahan Pekan Gebang, Kecamatan Gebang, Langkat.
Kejadian itu bermula, Rabu (20/7), sekitar jam 12.30 WIB korban mengendarai sepedamotor Yamaha Jupiter bernopol BK 6778 PT, diketahui berangkat dari rumahnya menuju Pekan Tanjungpura untuk berbelanja.
Setiba ditengah perjalanan, tepatnya di Jalinsum KM 68 Dusun IX Tangkahan Pinang Desa Air Hitam Kecamatan Gebang, tas sandang korban ditarik oleh pelaku seorang pria tak dikenal, yang mengendarai sepedamotor Yamaha Vikson warna merah tanpa Tanda Nomor Kenderaan Bermotor (TNKB).
"Pelaku menurut saksi yang melihat mengenakan helm penutup wajah. Tas korban digondol jambret, sedangkan korban terjatuh di jalan aspal hingga terseret dan kritis, oleh warga korban dilarikan ke rumahsakit, namun nyawanya tidak tertolong," sebut Zulkarnain, pakcik korban saat ditemui, di rumah korban.
Kapos Lantas Gebang AIPDA Rodal, membenarkan kejadian itu. "Laka lantas itu bukan kecelakaan murni, tetapi karena korban dijambret tasnya hingga korban ikut terjatuh bersama kendaraannya yang sedang berjalan di jalanan, yang menyebabkan korban meninggal".
Sedangkan pelakunya kabur dan menurut saksi tidak ada plat TNKB tertera di kendaraan pelaku.
Informasi dihimpun rakyatmedan.com, usai dievakuasi dari rumah sakit, langsung dikafankan dirumah korban, kemudian dikebumikan di Desa Pematang Tengah Kecamatan Tanjung Pura, sekitar pukul 15.00 WIB, dimana orangtua korban dikebumikan disitu. (rm-08)

portal berita medan
informatif & terpercaya