PNS Main Pokemon Go Bisa Dipecat

55
Pokemon Go
Pokemon Go

PNS Main Pokemon Go Bisa Dipecat
rakyatmedan.com
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPanRB) mengeluarkan surat edaran melarang aparatur sipil negara (ASN) bermain Pokemon Go di Lingkungan Kementerian dan Lembaga. Berbagai sanksi bagi pelanggar disiapkan, yang terkeras dipecat.
“Sanksinya macam-macam, kalau dia tidak patuh terhadap kebijakan yang dikeluarkan, apalagi untuk kepentingan keamanan dan kerahasiaan instalasi pemerintah, dia bisa diberhentikan,” ujar Menpan-RB, Yuddy Chrisnandi di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (21/7).
Sanksi pemecatan bisa diberikan kepada ASN yang kedapatan bermain di titik vital. Yuddy mencontohkan, jika seorang ASN bermain di ruang arsip yang bersifat rahasia.
Selain itu, ada banyak tempat vital lain yang seharusnya dirahasiakan, seperti kantor TNI, Polri, Badan Intelijen Negara (BIN). Keberadaan lokasi perkantoran itu seharusnya tak diketahui pihak lain.
Yuddy mengatakan, pengawasan dapat dilakukan dengan memanfaatkan kamera pengamanan yang ada di kantor. Seperti di kantornya, Yuddy juga melakukan pengawasan terhadap komputer yang digunakan pegawai untuk bekerja.
“Dan setiap deputi kepala biro diminta mengawasi. Selama ini kinerja pegawai cukup baik, cuma perlu ada direction jelas agar mereka fokus pada kerjaannya,” kata Yuddy.
Permainan game Pokemon Go cukup digandrungi masyarakat Indonesia terutama mereka yang tumbuh pada tahun 90-an. Pro dan kontra terhadap permainan ini bermunculan dan menyebabkan pejabat negara angkat bicara.
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, pemerintah tengah mengamati permainan yang dikembangkan Nintendo dan Niantic ini. Segala kemungkinan bisa saja terjadi mengingat perkembangan teknologi yang begitu pesat.

Usul Game Pokemon Go Diblokir
Badan Intelijen Negara (BIN) mengendus bahaya di balik game Pokemon Go. BIN meminta Pokemon Go diblokir.
Kepala BIN Sutiyoso mengatakan, “Permainan itu memerlukan kamera. Dimainkan di instansi penting. Obyek vital. Asrama kepolisian, TNI. Intelijen. Tentu itu bisa dibaca intelijen lain. Itulah yang berbahaya dari sisi keamanan. Kalian bisa lihat di YouTube dan pemberitaan. Kesimpulanya permainan itu lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.”
Sutiyoso mengaku, tidak punya kewenangan memblokir game yang tengah digandrungi banyak warga dunia itu. Namun, Sutiyoso meminta peran orangtua mengawasi permainan game ini.
“Itu bukan hak kami. Tapi pertimbangan (bahaya dan pemblokiran) saja. Mestinya orang tua yang melarang anak-anaknya,” kata dia.
Sebelumnya, Mabes Polri mengimbau pemain Pokemon Go jangan sampai mengganggu masyarakat. “Masyarakat perlu berhati-hati, apalagi kegiatan itu dilakukan di ruang publik jadi harus berhati-hati,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar.
Pokemon Go adalah permainan yang menggunakan teknologi augmented reality (AR) digarap Niantic bekerja sama dengan Nintendo dan The Pokemon Company. Game tersebut menggabungkan game dengan dunia nyata dan mengajak pemainnya berburu Pokemon yang tersebar di berbagai tempat di dunia nyata.
Memanfaatkan kamera dan teknologi AR, pemain bisa melihat berbagai Pokemon yang ada di sekitarnya. Pokemon incaran terdekat minimal berjarak dua kilometer.
Boy Rafli menyampaikan, Polri berharap masyarakat yang bermain Pokemon tetap mengutamakan keselamatan. Permainan ini jangan sampai merugikan orang lain.

mtv
portal berita medan
informatif & terpercaya