Rumah di Kompleks Taman Ubud, Jalan Eka Rasmi, Medan Johor, Medan, yang diduga menyalurkan tenaga kerja di bawah usia. (foto: mtv)
Rumah di Kompleks Taman Ubud, Jalan Eka Rasmi, Medan Johor, Medan, yang diduga menyalurkan tenaga kerja di bawah usia. (foto: mtv)

Rumah Penyedia Tenaga Kerja Ilegal Digerebek

Medan | rakyatmedan.com
Anggota Kepolisian Sektor Deli Tua menggerebek rumah yang dijadikan kantor perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI) yang mempekerjakan tenaga kerja di bawah usia, Sabtu malam (23/7).
Penggerebekan berawal dari kaburnya seorang perempuan belia dari rumah yang terletak di Kompleks Taman Ubud, Jalan Eka Rasmi, Medan Johor, Medan, Jumat (22/7). Diduga, gadis itu korban tindak pidana perdagangan orang (Human Trafficking).
"Saya lihat ada satu orang lari dikejar sama tiga orang. Saya datang lalu tiga orang cabut. Ada yang ngaku majikannya. Kata majikannya, dia mencuri duit Rp20 ribu," kata seorang saksi Bahrum, Sabtu (23/7).
Bahrum curiga setelah mendengar ribut dari rumah itu. Tak lama, gadis yang berasal dari Waesafa, Kupang, Nusa Tenggara Timur, nekat lompat dari lantai 2 rumah itu.
Warga pun heboh. Gadis yang tak diketahui namanya itu mengaku disiksa dan digunduli.
"Saya kasihan anak ini mengaku dia lompat dari lantai 2 ke bawah. Katanya dia enggak mau balik ke rumah itu lagi. Kami bawa ke kantor lurah. Saya tidak dikasih masuk, lalu mulai berdatangan orang-orang dari kantor TKI itu," kata dia.
Saat didatangi petugas, seorang gadis yang mengaku berasal dari Niki-Niki, NTT, membuka pintu dan gerbang rumah bernomor 3B itu. Belum diketahui berapa orang yang berada di dalam rumah itu. Kepala Polsek Deli Tua AKP Wira Pryatna didampingi Lurah Gedung Johor Medan ikut dalam pemeriksaan rumah itu.

mtv
portal berita medan
informatif
& terpercaya