Jaksa Agung M. Prasetyo
Jaksa Agung M. Prasetyo

Kejagung Belum Jadwalkan Eksekusi 10 Terpidana Mati

rakyatmedan.com
Kejaksaan Agung telah mengeksekusi 4 dari 14 terpidana mati. Kejagung menunda eksekusi 10 terpidana mati karena hak hukumnya belum terpenuhi secara tuntas.
"10 lainnya akan ditentukan kemudian," kata Jaksa Agung, HM Prasetyo dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (29/7).
Meskipun ditangguhkan eksekusinya, Prasetyo menegaskan, penangguhan terhadap ke-10 terpidana mati ini tentunya harus diteliti lebih dalam. "Saya terima hasil keputusan. Nanti akan ditentukan kemudian, kapannya," kata dia.Kejagung mengeksekusi empat terpidana mati kasus narkoba, yakni Freddy Budiman (warga Indonesia), Michael Titus Igweh (Nigeria), Humphrey Ejike (Nigeria), dan Seck Osmane (Senegal).
Mengiringi rencana eksekusi itu, sebanyak 14 peti jenazah tiba di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis 28 Juli. Sebanyak 14 peti mati tersebut diangkut dengan menggunakan dua rombongan mobil ambulans.
Hukuman mati di Indonesia menuai pro dan kontra. Protes juga datang dari negara-negara lain. Kementerian Luar Negeri menanggapi dingin atas protes terkait hukuman mati itu.
"Hukuman mati dilakukan oleh penegak hukum dan kita tegaskan bahwa hukuman mati tidak bertentangan dengan hukum internasional. Hukuman mati masih bagian hukum positif yang berlaku di Indonesia dalam konteks UUD 1945," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, kepada awak media di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (28/7).
Arrmanatha meminta negara lain menghormati hukum yang berlaku di Indonesia. Langkah-langkah yang dilakukan Indonesia merupakan penerapan dan penegakan hukum.
Menurut data BNN, hampir 40 sampai 50 orang meninggal di Indonesia karena penggunaan narkoba. Mereka berusia 10 hingga 12 tahun, juga dewasa dan orangtua.
Akibat peredaran narkoba itu negara dirugikan hingga mencapai Rp63,1 triliun. Sebanyak 4,1 juta jiwa terpengaruh penggunaan narkoba.

mtv
portal berita medan
informatif & terpercaya