Ilustrasi
Ilustrasi

Usai Bunuh Orang, Pria Mabuk Sembunyi di Rumah Nenek

rakyatmedan.com
RM alias Rif, warga kecamatan Lembean Timur, Minahasa, menikam Harny Sigar hingga tewas di sebuah warung bakso. Rif nekat membunuh karena tersinggung dengan ucapan Harny.
"Pelaku dan barangbukti sudah diamankan di Mapolres Minahasa. Polisi juga masih mendalami keterangan dari para saksi," kata Kasubbag Humas Polres Minahasa, AKP Hilman Rohendi, Selasa (2/8).
Peristiwa ini bermula saat korban bersama adiknya, Kristo Sigar, sedang makan di warung bakso. Di warung itu, keduanya bertemu dengan pelaku yang sudah dalam keadaan mabuk akibat minuman keras. Dalam percakapan, Rif diduga tersinggung atas ucapan korban.
Naik pitam, Rif mengambil sebilah pisau di dapur warung bakso, lalu menikam korban tepat di bawah ketiak kirinya. Melihat sang kakak ditikam, Kristo berusaha melawan.
Namun, pelaku juga menebas Kristo di bagian kepalanya. Setelah itu, pelaku melarikan diri.
Sementara kakak-adik ini dibawa ke Rumah Sakit Budi Setia, Langowan. Harny, tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polisi. Bermodal laporan warga, Tim Resmob Polres Minahasa langsung melakukan pengejaran.
"Empat jam setelah kejadian, pelaku berhasil diringkus di rumah neneknya, di Desa Kaweng, Kecamatan Kakas, Minahasa. Pelaku sembunyi di rumah neneknya," kata Hilman.

rn
portal berita medan
informatif & terpercaya