Guru Diminta Hati-hati Membimbing Anak Didik

36
Ilustrasi
Ilustrasi

Guru Diminta Hati-hati Membimbing Anak Didik

rakyatmedan.com
Para guru diminta lebih berhati-hati dalam memberikan bimbingan kepada peserta didik agar tidak tersangkut permasalahan hukum.
“Bimbingan bagi peserta didik yang dinilai melanggar aturan dan norma sebaiknya diberikan untuk meningkatkan kepatuhan, bukan malah main kasar yang bisa mengakibatkan Sang Guru ditindak sesuai proses hukum yang berlaku,” kata Anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. di Muntok, Selasa (2/8).
Hal itu dikatakan Nendar pada rapat dengar pendapat antara Komisi I DPRD Kabupaten Bangka Barat dengan perwakilan PGRI, Dinas Pendidikan dan Olahraga, dan Sekretaris KORPRI Kabupaten Bangka Barat.
Pada kesempatan itu ia juga menyarankan agar setiap penyelesaian permasalahan yang melibatkan oknum guru terhadap murid didik dapat dilakukan dengan mendahulukan cara kekeluargaan.
“Apabila masih dalam batas kewajaran, masalah tersebut sebaiknya diselesaikan dengan musyawarah dengan melihat permasalahan dari sisi guru maupun peserta didik, tidak semuanya harus diselesaikan di ranah hukum,” katanya.
Menurut dia, permasalahan adanya beberapa oknum guru yang harus menjalani proses hukum karena dinilai salah dalam memberikan hukuman kepada peserta didik yang terjadi selama ini merupakan permasalahan dilematis.
Ia mengatakan undang-undang yang mengatur tentang kekerasan terhadap anak seringkali digunakan untuk menjerat para guru yang secara tidak sengaja berlaku sedikit kasar kepada peserta didik.
“Kami berharap jika masih pada batas kewajaran sebaiknya diselesaikan secara kekeluargaan karena dikhawatirkan ke depannya akan menimbulkan sikap apatis para tenaga pengajar,” kata dia.
Dia mengatakan saat ini tidak sedikit guru yang harus menjalani proses hukum akibat tindakan yang tadinya bermaksud untuk memberikan pelajaran kepada anak didiknya.
Meskipun harus didahului dengan musyawarah dan kekeluargaan, katanya, jangan juga mengesampingkan proses hukum karena bagaimanapun hukum harus dihormati.
“Oleh karena itu, dalam waktu dekat daerah itu akan membuat sebuah regulasi yang mengatur hal seperti ini. Untuk itu kami berharap adanya masukan dan saran dari seluruh pihak agar dalam pembuatan regulasi dapat terlaksana dengan baik, begitu pula implementasi dari produk hukum tersebut,” kata dia.
Ia mengatakan rencana tersebut tidak luput dari hasil pembelajaran Komisi I saat berkunjung ke Dinas Pendidikan DKI Jakarta beberapa waktu yang lalu, di mana daerah tersebut sudah menerapkan perda yang mengatur tentang hal itu yang bertujuan agar tidak menimbulkan sikap apatis terhadap tenaga pendidik.
“Hal ini yang kami inginkan supaya proses belajar mengajar di Bangka Barat berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan dan menciptakan para generasi penerus yang cerdas dan berkualitas,” katanya

ant
portal berita medan
informatif & terpercaya