Plt Kadisperindag Kota Medan, Qamarul Fatah (tengah/kacamata) saat memberi keterangan dalam RDP dengan Komisi C DPRD Kota Medan
Plt Kadisperindag Kota Medan, Qamarul Fatah (tengah/kacamata) saat memberi keterangan dalam RDP dengan Komisi C DPRD Kota Medan

Rp4,4 Miliar Subsidi Bagi Pasar Murah

Medan | rakyatmedan.com

Pemerintah Kota (Pemko) Medan siapkan total subsidi mencapai Rp4,47 miliar yang dialokasikan terhadap 8 jenis bahan pokok yang ditawarkan di pelaksanaan pasar murah yang digelar di 151 titik di 21 kecamatan.

"Dari 8 jenis bahan pokok tersebut, setiap komoditasnya diberikan harga subsidi besarannya untuk gula Rp1500 perkilo, beras Rp1000/kg. Jadi, total subsidi Rp4,47 miliar," terang Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Medan Qamarul Fatah, Senin (6/6) saat menghadiri rapat dengan pendapat (RDP) di Komisi C DPRD Kota Medan mengenai pasar murah.

Qamarul mengatakan, tidak hanya dalam pelaksanaan pasar murah untuk setiap harinya (selama 30 hari) juga pihaknya anggarkan sebesar Rp70 juta untuk pembukaan pasar murah yang digelar pada 1 Juni 2016 kemarin.

Dan menariknya, Sri Miwarty selaku Subbag Program yang didampingi Artianto Kasi Ek / Imp saat menggantikan Plt Kadisperindag yang mendadak meninggalkan RDP karena harus mendampingi Walikota Medan bahwa diantara sejumlah uang yang dikucurkan ada honor camat senilai Rp750 ribu selama pelaksanaan.

"Kita sangat senang kalau bapak-bapak (Komisi C DPRD Medan) turun melihat pasar murah ini, agar dugaan yang disampaikan ke kami (Disperindag Medan) bisa termonitor di lapangan, bukan itu saja pak, camat itu ada honornya sebagai koordinator, kalau petugas Rp1 juta,"ungkap Sri dihadapan pimpinan rapat Ketua Komisi C Anton Panggabean.

Ketika, salah seorang anggota Komisi C Godfried Lubis memotong pernyataan Sri, kenapa mesti diberi gaji kepada PNS yang bertugas di tenda-tenda pasar murah. "Kalau ga digaji mana mau jualan," ujarnya enteng.

Sementara, Godfried Lubis yang juga anggota Komisi C menyebutkan berdasarkan APBD Tahun Anggaran 2016 diungkapkan untuk kegiatan pasar murah Kota Medan dianggarkan Rp8,8miliar, "Jadi, Rp4,4 miliar dialokasikan untuk subsidi, berarti ada 50 persen adalah biaya operasional," terang politisi Gerindra itu.

"Saya setuju ditiadakan saja pasar murah, kalau demikian adanya, belum lagi sewa tenda saja sampai ratusan juta, bagus bantu orang miskin, ngapain kita alokasikan pakai tenda, kalau ternyata di kelurahan kan ada," tegasnya. Portal berita Medan Informatif dan Terpecaya (rm-04)