Mengaku Dijebak, Pria Pengantar Sabu Dijerat 13 Tahun Penjara

84
Ilustrasi sabu
Ilustrasi sabu

Mengaku Dijebak, Pria Pengantar Sabu Dijerat 13 Tahun Penjara

Medan | rakyatmedan.com
‎Majelis hakim Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara, menjatuhkan hukuman 13 tahun penjara, denda Rp1 miliar subsider tiga bulan kurungan terhadap terdakwa kasus narkoba Julianda. Pria warga Binjai itu terbukti bersalah menjadi perantara sabu seberat 1 kilogram.
“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah tanpa hak dan melawan hukum sebagai perantara jual beli narkotika golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman yang beratnya melebihi 5 gram,” kata ketua majelis hakim Sayuti di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (4/8).
Majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasar 114 Ayat (2) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Adapun yang memberatkan, tindakan terdakwa membahayakan generasi muda bangsa. Sedangkan yang meringankan terdakwa mengakui perbuatannya.
Mengenai putusan itu, terdakwa mengaku masih pikir-pikir untuk menempuh upaya hukum banding atau tidak. Sikap yang sama juga diambil oleh JPU Marina Surbakti. Sebelumnya jaksa menuntut terdakwa selama 19 tahun penjara, denda Rp1 miliar subsider tiga bulan kurungan.
Dalam sidang beragenda pledoi yang dilanjutkan dengan putusan itu, terdakwa mengaku menjadi korban dari rekannya Surya alias Aan yang berbisnis narkoba. Menurut dia, Surya yang memintanya untuk mengantarkan barang haram itu kepada pembeli.
“Saya menyesal pak Hakim. Tapi sebenarnya saya yang jadi korban. Saya disuruh Surya mengantarkan barang itu. Tapi ternyata saat ditangkap, dia meninggalkan saya,” kata Julianda.
Julianda ditangkap anggota Polda Sumatera Utara yang menyamar sebagai pembeli sabu, pada Minggu 1 November 2015, pukul 11.00 WIB. Awalnya polisi mendapat informasi ada pria bernama Surya alias Aan yang menyediakan sabu seberat 1 kg dengan harga Rp600 juta. Setelah itu, polisi sepakat untuk bertemu dengan Surya di Jalan Binjai, km 18,5, Kota Binjai.
Lantas, Surya mengajak Julianda menemui calon pembeli itu. Terdakwa pun membonceng Surya dengan sepeda motor milik temannya. Sesampainya di lokasi pertemuan, Surya mengeluarkan bungkusan dari dalam ranselnya. Dia meminta terdakwa menyerahkan bungkusan berisi sabu 1 kg itu kepada seorang pembeli yang tengah menunggu di dalam mobil.
Ketika itulah, dua orang polisi meringkus Julianda. Sedangkan Surya yang menjadi target operasi polisi langsung kabur melompat ke sepeda motor temannya yang ternyata mengikuti mereka dalam perjalanan. Terdakwa lantas diboyong, sementara Surya masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang). (rm-05)

portal berita medan
informatif & terpercaya