Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar.(foto Ant: Reno Esnir)
Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar.(foto Ant: Reno Esnir)

Polri Waspadai Serangan Teror 17 Agustus
rakyatmedan.com
Polri telah mengantisipasi serangan teror jelang peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus. Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar sudah memiliki persiapan matang.
"Sudah ada semacam prosedur, security procedur untuk pengamanan kegiatan baik itu di Jakarta maupun di daerah-daerah. Jadi semua itu nanti dilihat seperti apa, itu adalah bagian dari rangkaian pengamanan dari 17 Agustus," kata Boy di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (8/8).
Boy menuturkan, pihaknya telah meradar kelompok yang berpotensi membuat onar. Terduga kelompok teroris yang merencanakan teror pada 17 Agustus, merupakan kelompok yang memiliki paham pemerintah sebagai lawan.
"Bagi musuh, kita tahu 17 Agustus adalah independensi Indonesia. Oleh karena itu, ini memang harus kita cermati bersama. Simbol-simbol mereka ini, sebagai amaliyah mereka melalui aksi penyerangan disaat simbol-simbol negara ini jadi satu hal yang kita peringati bersama. Dan ini kewaspadaan tiap tahun," tutur Boy.
Antisipasi dilakukan mengingatkan banyaknya teror yang terjadi tak hanya di Indonesia. Teror ketika masyarakat berkumpul dalam keriaan sempat terjadi di Nice, Paris, beberapa waktu lalu.
Teror juga kerap terjadi menjelang hari besar. Di Indonesia, teror bom sempat terjadi di Mapolresta Solo, bulan lalu. Bom bunuh diri meledak sehari sebelum Lebaran. Pelaku tewas di tempat, sementara satu aparat terluka saat menghalangi aksi nekat teroris itu.

mtv
portal berita medan
informatif & terpercaya