Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Simalingkar, Diduga Korban Pembunuhan

140
Ilustrasi
Ilustrasi

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Simalingkar, Diduga Korban Pembunuhan

Medan | rakyatmedan.com
‎Mayat pria tanpa busana ditemukan di Dusun II, Desa Simalingkar A, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang, Kamis pagi (11/8). Saat ditemukan, tubuh korban penuh luka.

Jasad ditemukan tertelungkup di pinggir jalan di sekitar pemukiman warga. Warga yang menemukan jasad tanpa identitas itu melaporkan ke Kepala Desa Simalingkar A Mulia Ginting dan Polsek Pancur Batu.

Kepala Polsek Pancur Batu, Komisaris Polisi Frido Gultom mengatakan, jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara Medan guna autopsi. “Dari sekitar lokasi tidak ditemukan identitas atau pun barangbukti apa pun. korban masih dinyatakan Mr X,” kata Komisaris Polisi Frido Gultom, Kamis (11/8).

Penyidik belum dapat memastikan penyebab kematian korban. Dugaan sementara, korban sempat dianiaya lalu dibunuh.

“Untuk kematian korban belum dapat kita pastikan, apakah kasus laka lantas (kecelakaan lalulintas) atau memang sengaja dihabisi. Masih dalam penyidikan. Kami akan cari saksi-saksi. Mengenai apakah korban sengaja dibuang atau tidak, itu juga masih dalam penyidikan,” kata dia.

Korban berperawakan sedang, tinggi badan 165 centimeter, berusia sekitar 40-45 tahun, kulit sawo matang, rambut pendek lurus. Tidak ada tanda atau ciri khusus pada tubuh korban seperti tato dan lainnya. Diperkirakan korban sudah tak bernyawa selama kurang lebih tiga jam sebelum ditemukan.

Ada luka robek diduga akibat senjata tajam di kening korban. Selain itu, ada lecet di kening bagian kanan, memar dan luka di pergelangan tangan, luka di dua kaki. Mulut dan hidung korban mengeluarkan darah.

Frido mengimbau pada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri itu segera datang ke Markas Polsek Pancur Batu. “Dengan membawa identitas atau administrasi atas diri korban. Atau dapat melihat langsung ke RS Bayangkara, Medan,” imbuh dia.

Pada kaki dan tangan korban ada bekas berwarna hitam. Hasil pemeriksaan tim identifikasi Polresta Medan menyebutkan, bekas hitam di dua tangan dan kaki korban merupakan lumpur bercampur oli yang diduga dari parit.

mtv
portal berita medan
informatif & terpercaya