Menteri ESDM Arcandra Tahar.
Menteri ESDM Arcandra Tahar.


Dicopot, Archandra Pulang Lewat Pintu Samping Kementerian ESDM

rakyatmedan.com
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar menghindari sorotan media setelah diberhentikan secara hormat oleh Presiden Joko Widodo. Ia memilih lewat pintu samping saat pulang dari kantornya, di Kementerian ESDM.

Arcandra keluar kantor sekitar pukul 20.50 WIB. Pria lulusan ITB ini ngacir menggunakan sedan mewah hitam dengan nomor polisi B 1250 RFS. Saat berita ini ditulis, perkantoran kementerian ESDM telah sepi dari aktivitas. Beberapa wartawan masih bertahan menunggu perkembangan lebih lanjut.

Polemik dwi-kewarganegaraan berujung dengan pemberhentian Arcandra. Setelah ditelusuri, dia memang warga negara AS sejak 2012.

Arcandra pun sempat membantah tudingan tersebut. Ia mengaku masih memegang paspor Indonesia dan berasal dari Padang, Sumatera barat. Bahkan, dia sudah dua kali mengeluarkan pernyataan yang serupa. "Kalian tidak lihat muka saya orang Padang?," kata Arcandra, Sabtu 12 Agustus.

Menteri Arcandra memang lama tinggal di Negeri Paman Sam, tepatnya sejak 1996.  Sebelum ditunjuk menjadi Menteri ESDM, terakhir Archandra adalah Presiden Petroneering Houston, perusahaan minyak yang berbasis di Texas, AS. Dia mengantongi enam paten soal perminyakan.

Pencopotan Arcandra berawal dari rentetan pesan di WhatsApp, pada Sabtu 13 Agustus. Dia disebut-sebut berkewarganegaraan ganda.

Istana bergerak. Hasilnya, Arcandra memang warga AS lewat proses naturalisasi pada Maret 2011. Satu tahun kemudian, dia mengurus  paspor RI melalui KJRI Houston dengan masa berlaku lima tahun. Sejak Maret 2012, Archandra empat kali ke Indonesia dengan paspor AS.

Arcandra diberhentikan karena dianggap melanggar Undang-undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan. (rm/mtm

portal berita medan
informatif & terpercaya