Boko Haram Kembali Membunuh dan Menculik Wanita

58
Kepala grup ekstremis Boko Haram Abubakar Shekau. (foto AFP)
Kepala grup ekstremis Boko Haram Abubakar Shekau. (foto AFP)

Boko Haram Kembali Membunuh dan Menculik Wanita

rakyatmedan.com
Kelompok militan Boko Haram bunuh sepuluh orang dan menculik 13 orang di Chibok, di sebuah desa di bagian timur laut Nigeria. Tempat itu adalah lokasi kelompok militan menculik lebih dari 200 anak perempuan yang masih bersekolah sekolah pada 2014.

Kelompok Boko Haram menenteng senjata menggunakan sepeda motor menyerbu Kubrrivu, pada Sabtu (20/8) dini hari. Mereka menembaki warga yang saat itu sedang tidur.

Tak hanya itu, mereka juga menjarah dan membakar rumah-rumah. Kelompok Boko Haram kemudian melarikan diri dengan menculik 13 wanita dan anak-anak dari lokasi itu.

“Boko Haram menyerang mengendarai empat sepeda motor, yang berisi tiga orang di setiap motor, dan menembaki desa saat penduduk tidur,” kata Luka Damina, seorang warga desa Kautikeri, desa terdekat dari lokasi penyerangan kelompok Boko Haram.

“Mereka membakar seluruh desa. Melakukan penjarahan persediaan makanan dan ternak, serta menculik perempuan dan anak-anak,” kata Damina, Minggu (21/8).

Ayuba Alamson, sesepuh masyarakat di Chibok, kota yang berjarak sekitar 20 kilometer , mengkonfirmasi serangan itu. Dia mengatakan 13 orang diculik dalam serangan tersebut.

“Setelah membunuh 10 orang dan membakar seluruh desa, pria bersenjata itu membawa kabur 13 orang. Tujuh wanita, lima anak laki-laki dan satu perempuan,” kata Alamson.

Pada 2014, Boko Haram juga menyerang desa Kubrrivu dengan cara membakar desa. Serangan itu memaksa dalam warga mengungsi. Setahun kemudian tentara Nigeria berhasil merebut kembali kawasan itu dan memulihkan kondisi desa. Tentara Nigeria juga berhasil mengamankan lokasi dari serangan kelompok ekstrimis Nigeria itu.

Boko Haram, merupakan kelompok ekstrimis yang berusaha untuk memberlakukan hukum Islam yang ketat di Nigeria utara. Gerakan yang berlangsung sejak 2009 itu telah menyebabkan sekitar 20.000 orang tewas dan lebih dari 2,6 juta orang mesti mengungsi.

Kelompok Boko haram yang melakukan penculikan terhadap 276 siswi di Chibok pada April 2014 mengundang perhatian dunia. Sebab, aksi brutal semacam itu sebelumnya tak pernah dilakukan. Tercatat, hingga kini sebanyak 218 anak perempuan dilaporkan masih hilang. (rm/Al-Araby)

portal berita medan
informatif & terpercaya