Tersangka pelaku beserta data diri teror bom di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Jalan Dr Mansur No. 75 Medan, Minggu (28/8). (foto Istimewa)
Tersangka pelaku beserta data diri teror bom di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Jalan Dr Mansur No. 75 Medan, Minggu (28/8). (foto Istimewa)

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Dikenal Tertutup

Medan | rakyatmedan.com
Ivan Armadi Hasugian (IAH), pelaku percobaan bom bunuh diri di rumah ibadah Santo Yosep, Jalan Dr Mansyur Kota Medan, dikenal sebagai pribadi tertutup. Remaja berusia 17 tahun itu jarang bergaul dengan tetangganya.

"Anaknya memang tertutup. Dia jarang berbaur dengan tetangga. Orangnya memang pendiam. Kita juga jarang teguran sama dia," kata Julistina Sagala, tetangga korban, di Jalan Setia Budi Gang Sehati, Minggu (28/8).

Julistina mengaku tidak menyangka IAH mencoba meledakkan bom di Santo Yosep dan menyerang pemuka agama Albert S. Pandingan. Pasalnya anak bungsu dari tiga bersaudara itu tidak pernah berbuat aneh.

"Anaknya pendiam, jarang bergaul malah. Tapi dia rajin beribadah. Dia sering keluar sendiri," jelasnya.

Siagian, tetangga sebelah rumah IAH, memaparkan IAH baru tamat dari SMA Negeri 4 Medan. Namun, Siagian mengaku tidak begitu mengenal pelaku. Karena remaja itu tertutup dan kurang bergaul.

"Ditegur pun dia cuek. Setahu saya dia rajin beribadah. Dia biasanya pergi ke tempat ibadah naik sepeda motor dan pakai jubah," kata Siagian.

Sementara itu, Kepala Lingkungan 11 Tanjung Sari, Medan Selayang, Yulike, membenarkan keluarga IAH merupakan warga yang telah lama tinggal di lingkungan itu. Namun, keluarga pelaku tertutup dengan tetangga.

"Mereka orang lama. Sudah sekitar 20 tahun tinggal di sini. Tapi tidak bergaul," ucapnya.

IAH berupaya meledakkan bom di rumah ibadah Santo Yosep, Minggu pagi, 28 Agustus. Tak hanya itu, dia juga menyerang pemuka agama Albert S. Pandingan saat akan berkhotbah di depan mimbar. IAH menghampiri Albert sambil membawa sebilah pisau dapur setelah salah satu bom rakitan yang digendongnya meletup.

Albert terkena sabetan pisau di lengan kirinya. Namun, umat yang tengah beribadah langsung membekuk pelaku. (rm/mt)

portal berita medan
informatif & terpercaya