Ilustrasi
Ilustrasi.

Bisnis Suku Cadang Bergairah di Musim Banjir

rakyatmedan.com
Hujan yang mengguyur ibukota menyebabkan beberapa daerah tergenang banjir. Tak ayal, kondisi ini membuat bisnis suku cadang otomotif bergairah mengingat banyak kendaraan yang terjebak banjir.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengakui hal tersebut. Dari segi bisnis, gairah pelaku usaha suku cadang otomotif semakin meningkat karena banyak kendaraan yang mengalami kerusakan.

"Secara bisnis, kalau banjir banyak yang terjadi kerusakan, misalnya kendaraan. Suku cadang mobil mungkin ada berapa peningkatan," ujar Nurhaida, dalam rangkaian acara Hari Ulang Tahun Pasar Modal ke-39, Fun Walk dan 5K Run, di Lapangan Parkir Lot 7-9 SCBD Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (28/8).

Namun demikian, peningkatan bisnis suku cadang saat banjir tak terlalu signifikan. Menurutnya, pola perubahan cuaca sehingga menyebabkan banjir tersebut merupakan berkah tak terduga dan bersifat sementara.

Sementara itu, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mengatakan, bahwa banjir juga membawa berkah bagi perusahaan asuransi kendaraan. Namun dari segi antisipasi peningkatan permintaan, asuransi kendaraan telah menghitungnya secara panjang.

"Perusahaan asuransi pada dasarnya jangka panjang yang sebelumnya sudah dilakukan. Jadi tidak hanya ini saja, mereka sudah panjang," pungkas Tito.

Sebelumnya, hujan yang mengguyur ibukota membuat kawasan Kemang jadi tumbal. Luapan kali Krukut merendam beberapa mobil yang terparkir di basement Kemang Square. (rm/mt)

portal berita medan
informatif & terpercaya