UEFA
UEFA

UEFA Pertimbangkan Hapus Perpanjangan Waktu

rakyatmedan.com
UEFA berencana akan meniadakan perpanjangan waktu atau babak tambahan untuk pertandingan Liga Champions dan Liga Europa. Rencana ini mengemuka usai digelarnya pertemuan dengan sejumlah pelatih top Eropa.

Pelatih-pelatih top seperti Carlo Ancelotti, Rafael Benitez dan Sir Alex Ferguson membahas soal langsung dimainkannya adu penalti usai waktu normal berakhir jika pertandingan masih imbang di babak gugur (knock out).

Mantan pelatih MU, Alex Ferguson sebagai duta pelatih UEFA mengatakan dia tidak ingin melihat pemain berjalan kelelahan di sekitar lapangan. Menurutnya, jarang ada pemenang dalam perpanjangan waktu.

“Satu hal yang sangat jelas adalah bahwa hari ini para pemain bermain begitu banyak pertandingan. Kami mengangkat pertanyaan apakah, dari sudut pandang mereka, masih berharga memainkan perpanjangan waktu,” ujar Ferguson.

Ferguson menekankan pentingnya melindungi permainan. “Saya tidak berpikir kami ingin melihat pemain kelelahan di perpanjangan waktu. Ketika peluit berbunyi pada akhir waktu 90 menit, aku selalu merasa langsung ke adu penalti,” katanya.

Untuk diketahui di kompetisi Copa Libertadores, yang selevel dengan Liga Champions tidak menerapkan perpanjangan waktu.

Hanya 31 persen dari pertandingan di turnamen dimenangkan oleh tim yang memiliki lebih banyak menguasai bola, sementara 11 dari 15 pertandingan sistem gugur dimenangkan oleh tim dengan kurang penguasaan bola. (rm/The Telegraph)

portal berita medan
informatif
& terpercaya