Medan | rakyatmedan – Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Sat Reskrim Polrestabes Medan membekuk seorang pelaku pencurian yang beraksi membobol rumah warga di Jalan Wahidin No. 67A/157 Kelurahan Pandau Hulu II Kecamatan Medan Area.

Saat penangkapan, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas terukur terhadap  tersangka, Robi Yanto (36) warga Jalan Mariendal Pasar III/Jalan Pelajar Gang Saudara Medan, karena melawan saat disergap.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira menjelaskan, Kamis (28/2) sore, penangkapan terhadap tersangka bermula ketika pihaknya menerima laporan pencurian rumah korban, Jefri Chandra (41) di Jalan Wahidin.

“Aksi pencurian ini terjadi Senin (25/2) dinihari sekitar pukul 02.00 WIB, kita yang mendapatkan laporan ini kemudian melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan, lanjut Kasat menerangkan, pihaknya mendapatkan identitas pelaku pencurian. Sejurus kemudian, Tim Pegasus segera bergerak memburu pelaku.

“Kita mendapatkan informasi keberadaan pelaku di kos-kosan Jalan Dwikora Medan Perjuangan, personel lalu turun dan menangkapnya,” ujar Putu.

Namun, saat dilakukan penangkapan, tersangka mencoba melawan petugas. Tak ayal, lanjutnya mengatakan Tim Pegasus mengambil tindakan tegas terukur untuk melumpuhkannya.

Setelah berhasil dilumpuhkan, dengan menembak bagian kaki sebelah kanan, tersangka kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mengobati lukanya.

Dari tangan tersangka turut diamankan barangbukti 1 unit laptop, 6 buah jam tangan, 2 unit hard disk, 4 buah cincin, 2 batu, mainan Buddha, 3 dompet, 1 unit hp, dan uang Rp40 Ribu.

“Hasil interogasi tersangka masuk ke dalam rumah dengan cara mencongkel pintu rumah bagian belakang kemudian masuk kedalam rumah lalu mengambil barang-barang dirumah tersebut,” terang Putu.

“Selain itu tersangka juga merupakan residivis kasus yang sama, pernah ditangkap Polrestabes Medan dan menjalani hukuman dari tahun 2015 hingga 2017,” sambungnya. (rm-08)