Sandy Tumiwa tersandung kasus Narkoba. Dia ditangkap polisi, Jumat dini hari (01/03/2019). Saat ini, tersangka berada Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan. | foto: istimewa
Sandy Tumiwa tersandung kasus Narkoba. Dia ditangkap polisi, Jumat dini hari (01/03/2019). Saat ini, tersangka berada Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan. | foto: istimewa

Jakarta | rakyatmedan – Sandy Tumiwa tersandung kasus Narkoba. Dia ditangkap polisi, Jumat dini hari (01/03/2019). Saat ini, tersangka berada Polsek Metro Menteng, Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan.

Polisi menyebut Sandy Tumiwa (ST) kerap memesan sabu dari pemasok berinisial IF selama satu tahun terakhir. Sandy kini berstatus tersangka atas kepemilikan sabu berdasarkan barangbukti yang disita polisi.

“Berdasarkan pengakuan penyuplai, ST ini memesan sabu dua hari sekali, sebanyak setengah gram selama setahun terakhir kurang-lebih,” ujar Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Arie Ardian Rishadi kepada wartawan di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).

AKBP Arie menyebut, saat penangkapan, barangbukti yang disita adalah 0,24 gram sabu. 

“Ketika diamankan, yang bersangkutan, ST, sedang ada di kamar, sedang duduk. Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan (barang bukti). Mereka mengaku baru menggunakan sabu-sabu. Setengah gram itu harganya Rp800 ribu,” jelas AKBP Arie.

Sandy dalam pemeriksaan sementara mengakui mengonsumsi sabu. Hasil tes urine juga menunjukkan Sandy Tumiwa positif menggunakan narkoba.

“Satu tahun terakhir,” kata Arie ditanya soal berapa lama Sandy Tumiwa sudah mengonsumsi narkoba.

Sementara itu, dari penangkapan pemasok sabu berinisial IF dan RM, polisi menyita 6,7 gram sabu sebagai barangbukti.

“Kita akan terus dalami siapa bandar yang sering memasok yang bersangkutan,” tegas Arie.