Petugas memeriksa sejumlah pengendara motor dalam razia begal.
Petugas memeriksa sejumlah pengendara motor dalam razia begal.

Medan | rakyatmedan – Tim pegasus Polsek Medan Helvetia menggelar razia begal pada Sabtu (2/3/2019) malam. Sempat terjadi aksi saling kejar antara petugas dengan sejumlah pelaku yang diduga komplotan begal.

Polisi memberhentikan paksa sejumlah pengendara motor yang tampak mencurigakan. Mereka pun menggeledah para pengendara, hingga ke bagasi motor untuk mencari benda-benda mencurigakan.

“Malam tadi, target kami adalah mereka yang mengendarai sepeda motor secara bergerombol,” kata Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Trila Murni, di Mapolsek Medan Helvetia, Minggu (03/03/2019).

Patroli rutin ini dilakukan untuk menciptakan kondisi dan keamanan di lingkungan masyarakat. Para petugas juga mendatangi sejumlah wilayah yang dinilai rawan kasus pencurian dan begal.

Dalam razia tersebut, polisi mengamankan dua orang yang diduga hendak melakukan pencurian dan sebanyak tiga unit sepeda motor yang tidak memiliki surat kendaraan diamankan ke Polsek Medan Helvetia.

“Dua orang ingin kami amankan karena coba memasuki rumah warga di malam hari,” ujar dia.

Masyarakat di Kota Medan, kata dia, mendukung patroli dari kepolisian ini. Karena itu, razia ini akan terus digelar untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan di lingkungan warga di lingkungan Medan Helvetia.

“Karena ini juga untuk mengantisipasi keberadaan geng motor, begitu juga dugaan penyalahgunaan narkoba” ujar dia. (rm/in)