Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al Jubeir. (Foto: AFP/Dominick Reuter)
Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al Jubeir. (Foto: AFP/Dominick Reuter)

Abu Dhabi | rakyatmedan  – Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel Al Jubeir, menegaskan negaranya tidak akan berhenti mengejar kemerdekaan Palestina, sesuai dengan perjanjian perbatasan 1967 dan dengan Yerusalem sebagai ibu kotanya.

“Perjuangan Palestina adalah prioritas bagi Riyadh dan tidak akan berhenti sampai pembentukan negara Palestina,” ucap Jubeir, saat berbicara di pertemuan ke-46 Dewan Menteri Luar Negeri Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, seperti dilaporkan Arab News, Senin (04/03/2019).

Dalam pertemuan itu, Jubeir juga turut menyinggung mengenai Iran. Dia menyinggung kegiatan teroris dan perilaku agresif Iran di kawasan itu, dengan memicu ketegangan dan mencampuri urusan negara-negara lain.

Dia juga mengutuk pelanggaran HAM terhadap Muslim Rohingya di Myanmar. Jubeir lalu menyerukan kepada komunitas internasional untuk menghentikan praktik-praktik semacam itu dan memberikan hak minoritas kepada kaum Muslim tanpa diskriminasi atau klasifikasi etnis.

Selain Saudi, dukungan terhadap Palestina di pertemuan OKI juga turut digaungkan oleh Indonesia. Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, mengatakan dukungan konkret untuk Palestina adalah satu-satunya pilihan bagi OKI.

“Saya ingin mengingatkan kembali anggota OKI mengenai pekerjaan kita yang belum selesai, yaitu isu Palestina, yang situasinya semakin memburuk,” kata Retno.

Dia menyatakan saat tidak ada pilihan lain bagi OKI selain memberikan dukungan nyata, solid dan konkret bagi perjuangan kemerdekaan Palestina. (rm/in)